HOROR! Penumpang Wanita Nyaris Tersedot Setelah Mesin Pesawat Meledak dan Pecahkan Jendela

Sebuah peristiwa mengerikan terjadi di langit Amerika Serikat ketika pesawat mesin Southwest Airlines meledak di ketinggian 32 ribu kaki.

Twitter @JoeMarcus
Mesin pesawat Southwast Airlines yang hancur dan jendela kaca yang pecah dan hampir menyedot penumpang di AS 

TRIBUNBATAM.id, DALLAS - Sebuah peristiwa mengerikan terjadi di langit Amerika Serikat ketika pesawat mesin Southwest Airlines meledak di ketinggian 32 ribu kaki.

Pecahan mesin itu kemudian menerjang jendela pesawat hingga pecah.

Dalam kondisi mengerikan itu, seorang wanita yang duduk di dekat jendela nyaris tersedot ke luar dari pesawat jenis Boeing 737-700 tersebut.

Seperti diberitakan sejumlah media, pesawat itu dalam perjalanan dari Bandara LaGuardia mkenuju Dallas, Selasa (17/4/2018).

Penumpang mendengar suara ledakan yang cukup keras, lalu tiba-tiba masker oksigen keluar dari atap kabin.

Ledakan itu berasal dari ledakan mesin pesawat sebelah kiri.

Keterkejutan penumpang semakin menjadi-jadi ketika kaca jendela hancur oleh sepotong logam yang terbang dari mesin yang pecah.

Penumpang wanita yang duduk di dekat jendela itu tersedot keluar.

Untungnya, wanita ini selamat setelah penumpag lain di sekitarnya berhasil wanita ini dan aksi ini kemudian dilakukan beramai-ramai untuk saling membantu.

Jendela yang bolong oleh pecahan mesin yang terbang

Sebab, dengan kecepatan tinggi seperti itu, kekuatan angin yang menyedot isi pesawat sangat besar.

Pesawat terbang selama 10 menit dengan satu mesin sebelum akhirnya mendarat darurat di Bandara Internasional Philadelphia pada pukul 11:30 waktu setempat atau Selasa malam WIB.

Wanita yang nyaris tersedot itu mengalami luka yang cukip serius dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Hingga berita ini diturunkan, kondisinya belum diketahui.

Namun tidak ada korban luka lainnya selain wanita tersebut.

Para penumpang memuji lima awak di atas pesawat sebagai pahlawan karena berkat mereka, 143 penumpang selamat hingga mendarat.

Hingga saat ini, Biro Keselamatan Transportasi Nasional AS smasih menyelidiki apa yang menyebabkan mesin meledak di udara.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved