Sudah Terlilit Utang, Pria Ini Justru Tergiur Penggandaan Uang. Puluhan Juta Lenyap Begitu Saja

Meski sudah sering terjadi dan dipublikasi media massa juga ramai di medsos, tetap saja ada warga yang tergiur penggandaan uang.

Sudah Terlilit Utang, Pria Ini Justru Tergiur Penggandaan Uang. Puluhan Juta Lenyap Begitu Saja
TRIBUNNEWS.COM/WAHID NURDIN
Pecahan uang 100 ribu rupiah. Beberapa waktu lalu pengguna media sosial heboh akibat tanda mirip logo palu arit yang terdapat pada uang ini. Pihak BI Kalbar telah memastikan itu bukanlah logo palu arit melainkan unsur pengaman yang disebut rectoverso. Bila diterawang logo tersebut saling melengkapi hingga terbaca BI, singkatan Bank Indonesia. 

TRIBUNBATAM.id, PROBOLINGGO – Meski sudah sering terjadi dan dipublikasi media massa juga ramai di media sosial, tetap saja ada warga yang tergiur penggandaan uang.

Praktik penggandaan uang itu dilakukan Sunariyanto, warga desa Bago, Kecamatan Besok, Kabupaten Probolinggo.

Dia menipu pasiennya dengan uang dua kardus berisi batu dan batu bata.

Uang asli hanya berada di permukaan kardus, sedangkan di bawahnya berisi batu sehingga berat.

Kapolres AKBP Fadly Samad mengatakan, Sunariyanto (42), menipu dengan modus penggandaan uang.

Dengan modus itu, Sunariyanto memperdaya Djama’ah (43), warga Desa Seboroh, Kecamatan Krejengan.

Baca: Terungkap, Ini Jadwal Duit Penggandaan Dimas Kanjeng Keluar dari Alam Gaib, Ini Pengakuan Pengikut

Baca: Heboh! Nunggak Utang Rumah Dieksekusi, Polisi Temukan Bungker Penggandaan Uang!

“Korban menyetorkan uang sejumlah total Rp 64.000.000 selama empat bulan, yang diberikan empat kali. Uang itu diberikan dengan maksud bisa digandakan pelaku,” jelasnya di Mapolres Probolinggo, Rabu (18/4/2018).

Fadly menambahkan, penipuan bermula saat korban yang pernah dia sembuhkan melalui pengobatan alternatif, curhat soal utang yang dimiliki.

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved