BREAKING NEWS. Beredar Foto Surat Bupati Anambas Jadi Tersangka di Mabes Polri. Benarkah?

Surat itu langsung membuat heboh karena berupa pemanggilan pemeriksaan untuk Bupati Snambas Abdul Haris sebagai tersangka.

BREAKING NEWS. Beredar Foto Surat Bupati Anambas Jadi Tersangka di Mabes Polri. Benarkah?
kolase
Surat pemanggilan Bupati Anambas sebagai tersangka oleh Mabes Polri 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - ‎Sebuah foto surat berkop Mabes Polri beredar luas di WhatsApp (WA), Kamis (19/4/2018).

Foto itu langsung membuat heboh karena isinya adalah pemanggilan pemeriksaan untuk Bupati Anambas Abdul Haris sebagai tersangka.  Belum jelas kebenaran surat itu dan siapa yang menyebarkannya.

Foto yang sudah menyebar itu menimbulkan spekulasi di kalangan masyarakat Anambas.

Ada yang meragukan keabsahan surat tersebut, namun ada juga masyarakat yang mempercayai kebenaran surat itu.

"Yang keluarkan Bareskrim Mabes Polri. Berarti tidak main-main itu," ujar seorang warga Anambas Kamis (19/4/2018).

Warga tersebut memperlihatkan foto surat yang ia terima dari WhatsApp.

"Sudah ada media yang beritakan itu, Bang. Tidak tahu juga kalau sampai tidak betul," ungkap pria itu.

Tidak hanya di masyarakat, heboh pemanggilan Bupati Haris ini juga sudah menyebar di kalangan pegawai di Pemkab Anambas.

Beberapa dari mereka juga tidak percaya akan status hukum yang diterima oleh orang nomor satu di Anambas itu.

"‎Bagaimana pula ceritanya Bupati jadi tersangka, Bang?" celetuk salah seorang PTT di Anambas.

Namun, dari informasi yang dihimpun, Abdul Haris saat ini berada di Jakarta dengan menggunakan pesawat komersial dari Batam sejak pukul 15.00 WIB.

"Beliau sudah terbang ke Jakarta jam tiga sore tadi, tapi tak tahu urusannya apa," kata sebuah sumber.

Belum ada keterangan resmi dari Mabes Polri maupun Pemkab Anambas soal kebenaran surat tersebut. Tribun sudah berupaya menghubungi Bupati Harris tetapi belum ada jawaban.

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved