Warga Berbondong-bondong Ambil Barang Supermarket Berharap Dibayari Pangeran Johor, Ternyata Zonk

Mereka datang berbondong-bondong karena mendengar Putra Mahkota Tunku Ismail Sultan Ibrahim dari Johor akan datang untuk membayar belanjaan mereka.

Warga Berbondong-bondong Ambil Barang Supermarket Berharap Dibayari Pangeran Johor, Ternyata Zonk
twitter
Ratusan orang memadati sebuah supermarket Econsave Pontain di Kota Johor, Malaysia, Kamis (12/4/2018). 

Foto-foto keramaian warga yang belanja dan keranjang-keranjang yang penuh belanjaan kemudian beredar di media sosia.

Sementara itu, banyak orang juga berkerumun di luar supermarket, tapi jauh lebih banyak berada di dalamnya.

Di luar gedung, polisi dipanggil untuk membantu mengendalikan lalu lintas yang padat.

Keramaian di luar Supermarket Econsave Pontian.
Keramaian di luar Supermarket Econsave Pontian. (twitter)

Sementara itu, Sin Chew Daily News melaporkan bahwa di supermarket lain, tepatnya di Kluang Johor, Johor, belasan orang berdesakan di supermarket menyusul desas-desus bahwa pangeran akan datang dan akan membayar belanjaan mereka.

Sin Chew mengatakan bahwa mereka mengamati lebih dari 100 pelanggan yang berkumpul di Aeon Big Kluang sekitar jam 2 siang.

Beberapa dari mereka mengisi troli dengan barang-barang. Warga lain makin banyak datang setelah mendengar desas-desus itu.

Belanjaan Ditinggalkan

Manajer Econsave di Pontian, Mas Imran Adam, mengatakan sekitar 300 keranjang belanja yang dipenuhi barang-barang ditinggalkan setelah orang-orang mengetahui bahwa pangeran itu tidak datang.

Dia mengatakan manajemen telah menelepon polisi pada tengah malam untuk mengkonfirmasi berita tentang kunjungan Tunku Ismail benar dan ternyata berita itu tidak benar.

"Banyak barang rusak dan kami memiliki pekerjaan besar untuk membersihkannya," kata Mas Imran, menambahkan bahwa itu menyebabkan banyak masalah bagi staf.

Halaman
123
Penulis: Sri Murni
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved