Ribuan Warga Kepri Investasi Pasar Saham, Inilah Produk yang Paling Banyak Dibeli

Pada triwulan pertama tahun 2018 jumlah investor meningkat 7,03 dari jumlah investor tahun lalu, dan jumlahnya cukup besar.

Ribuan Warga Kepri Investasi Pasar Saham, Inilah Produk yang Paling Banyak Dibeli
tribun batam
Kepala cabang Bursa Efek Indonesia kantor perwakilan Batam, Octavianus Evan Gulo, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kepri, Iwan M Ridwan dan Kepala Bagian Pengaturan Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal OJK, Farhan Nugroho saat konferensi pers di kantor OJK Kepri, Kamis (20/4/2018). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Jumlah investor asal Kepri di pasar saham terus meningkat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kepri, Iwan M Ridwan, saat konferensi pers bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) di kantor OJK Perwakilan Kepri, Kamis (19/4/2018).

Dia mengatakan setiap tahunnya jumlah investor di Kepri terus meningkat.

Pada tahun 2016 terjadi peningkatan hanya sebesar 0,48 persen. Tapi pada triwulan pertama tahun 2018 jumlah investor meningkat 7,03 dari jumlah investor tahun lalu.

"Ada sekitar 9.800 investor se-Kepri, dimana 51 persennya merupakan investor yang berminat bermain saham, 40 persen investasi di reksadana, dan 7 persen di surat negara," ucapnya.

Peningkatan tersebut tentunya tidak lepas dari berbagai kegiatan baik itu pelatihan, sosialisasi seminar dan kegiatan berbentuk lainnya yang dilakukan pihaknya juga BEI.

Kepala cabang Bursa Efek Indonesia kantor perwakilan Batam, Octavianus Evan Gulo menyebutkan sejak Januari hingga Maret 2018 saja sudah ada 50 kegiatan yang diadakan BEI yang mengajak masyarakat untuk mulai berinvestasi di pasar modal.

Mulai dari sekolah pasar modal, forum investor (klinik bagi investor saham yang sudah ikut serta) dan sebagainya.

Baca: Gojek Dapat Suntikan Dana Rp 479 Miliar dari Allianz, Investor Besar Kumpul di Sini

Baca: Heboh Soal Investor Hengkang dari Bintan, Begini Reaksi Mengejutkan Pejabat BKPM

Halaman
12
Penulis: Anne Maria
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved