Berita Bintan

Hujan Mengguyur Bintan Sejak Pagi, Jalanan di Toapaya Ini Berubah Mirip Kolam! Gimana Pak Bupati?

Hujan mengguyur Bintan sejak pagi, sejumlah ruas jalan di kawasan Toapaya langsung menjadi kolam mendadak. Bagaimana Pak Bupati?

Hujan Mengguyur Bintan Sejak Pagi, Jalanan di Toapaya Ini Berubah Mirip Kolam! Gimana Pak Bupati?
tribunbatam/aminnudin
Seorang pengendara melintas di jalan yang tergenang air, Senin (23/4/2018) 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN-Diguyur hujan sejak pagi, jalan di Toapaya arah Gesek Km 20 ini berubah macam kolam renang dadakan. Air meluber memenuhi badan jalan.

Amatan Tribun, sejumlah pengendara roda dua baik dari arah berlawanan dan searah tampak berhenti sejenak mencari celah jalan yang tidak kebanjiran. Ada yang takut jatuh di tengah jalan, dan takut juga sepeda motornya mogok.

"Tinggal berenang saja kita ini,"kata Daud, seorang pengendara yang datang dari arah Gesek, Senin (23/4/2018).

Baca: Terungkap! Inilah 5 Gangster Terbesar di Dunia! Nomor 2 Penghasilannya Mengejutkan!

Baca: Terungkap! Inilah Hasil Otopsi Kematian 5 Selebritas Dunia! Otopsi Bruce Lee Paling Mengejutkan!

Baca: Nasib Tragis KRI Irian! Kebanggaan di Zaman Soekarno, Jadi Rongsokan di Masa Soeharto!

Baca: Terungkap! Inilah 5 Buah Penghilang Karang Gigi Sekaligus Pemutih Gigi! Nomor 4 Paling Mengejutkan!

Daud harus merelakan badannya basah diguyur ciptratan air karena nekat menerobos jalanan bersamaan dengan satu kendaraan truk dan kendaraan mobil melintas. "Padahal berulang kali kita minta agar kalau kondisi banjir begini jangan dipaksakan ngebut,"ujarnya kesal.

Tak hanya Daud, sejumlah pengendara roda dua lain mengalami nasib sama dengan Daud. Ada tiga unit sepeda motor mogok seketika setelah Daud melewati banjir dadakan.

Banjir di jalan tersebut menurut informasi warga sekitar diakibatkan melubernya air dari hutan di sekitar lokasi. Tanaman penyangga di sekitar hutan sudah tidak lagi berfungsi semestinya. Buruknya drainase di lokasi memperparah kondisi.

"Untung kalau kejadian begini siang. Kalau malam, penerangan minim bisa bahaya,"kata Adi, pengendara yang datang dari Tanjungpinang.

Titik banjir tak hanya terjadi di jalan tersebut. Di sekitar masuk Km 16 dekat lampu lalulintas, genangan lebar dan panjang juga terjadi. Drainase tak mampu menahan volume air sehingga air meluber ke badan jalan.(*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved