25 Wisman Eropa dan Asia Ditangkap di Thailand karena Ikut Pesta 'Kebebasan', Adakah dari Indonesia?

Sebanyak 25 turis dari beberapa negara ditangkap polisi Thailand setelah terlibat pesta kebebasan seksual.

25 Wisman Eropa dan Asia Ditangkap di Thailand karena Ikut Pesta 'Kebebasan', Adakah dari Indonesia?
straitstimes
25 wisatawan asing di Thailand yang ditangkap polisi karena pesta sek. 

TRIBUNBATAM.id, BANGKOK- Sebanyak 25 turis dari beberapa negara ditangkap polisi Thailand setelah terlibat pesta kebebasan seksual.

Dilansir TRIBUNBATAM.id dari Channel NewsAsia, Selasa (24/5/2018),  pesta bertajuk "Swinger Party" tersebut berlangsung di sebuah kamar di lantai dasar hotel pada Sabtu (21/4/2018).

Hotel itu bernama Ban Tulip Hotel di Pattaya Selatan.

Dari 25 yang ditangkap, 11 di antaranya pria dan 14 wanita.

Mereka yang ditangkap termasuk warga negara dari Singapura, AS, Kanada, Cina, Malaysia, Jerman, Thailand, Kamboja, India dan Ukraina.

Pemilik hotel, Yang Xeng Chai, juga ditangkap karena melanggar UU Hotel dan secara ilegal memfasilitasi kegiatan seksual di hotel tersebut.

Menurut News.com.au, kegiatan prostitusi adalah ilegal di Thailand dan juga ilegal untuk mengoperasikan tempat prostitusi.

Baca: Pernah Terserang Parkinson & Infeksi, Kondisi Presiden ke-41 AS Bush Kian Buruk Pascaditinggal Istri

Baca: GAK SANGKA, Sebelum Jadi Bos First Travel Bergaji Rp 1 M Sebulan, Andika Hanya Kerja di Minimarket

Baca: Pangeran William Dikaruniai Bayi Laki-laki Lagi, Begini Kondisi Anak dan Istrinya, Kate Middleton

Penggerebekan itu terjadi dilakukan setelah petugas mendapat laporan dari penduduk setempat.

Warga mengeluh bahwa hotel itu sering mengordinisir pesta "kebebesan" besar di mana para penonton dapat bertukar pasangan seksual.

Menurut kepala distrik polisi Naris Niramaiwong, ereka yang ingin hadir di pesta tersebut harus mendaftar melalui situs web dan membayar biaya pendaftaran sebesar 1,500 baht atau sekitar Rp 672 ribu  per orang. (channel newsasia)

Penulis: Sri Murni
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved