Pilkada Tanjungpinang 2018

Tercatat 126 Penghuni Rutan Pinang Asli Tanjungpinang, Terungkap di DPT Pilwako!

Sebanyak 126 warga binaan di Rutan Tanjungpinang terdaftar sebagai pemilih Pilwako 2018. Ini detailnya!

Tercatat 126 Penghuni Rutan Pinang Asli Tanjungpinang, Terungkap di DPT Pilwako!
tribunbatam/wahib waffa
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.Id, TANJUNGPINANG-Pihak Rutan Tanjungpinang telah melakukan pendataan terhadap para narapidana asal atau ber-KTP asli Tanjungpinang. Hal itu diperlukan dalam keikutsertaan sertaan dalam hak demokrasi menentukan pilihan.

Setelah dilakukan pendataan, setidaknya ada 126 penghuni Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Tanjungpinang yang resmi sebagai daftar pemilih tetap ((DPT) yang akan menggunakan hak pilihnya dalam perhelatan pemilihan walikota dan wakil walikota Tanjungpinang.

Baca: Terungkap! Inilah 5 Gangster Terbesar di Dunia! Nomor 2 Penghasilannya Mengejutkan!

Baca: Mengejutkan Penjelasannya! Bisa Timbulkan Ledakan, Inilah yang Terjadi Saat Tubuh Dikremasi!

Baca: Heboh! Mobil-mobil Mewah Raffi Ahmad Bikin Resah Tetangganya, Mengejutkan Alasannya!

Baca: Heboh! Koin Lawas Seribu Rupiah Gambar Kelapa Sawit Ini Laku Terjual Harga Jutaan! Ini Buktinya!

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas I Tanjungpinang Fajar Teguh Wibowo mengatakan bahwa saat ini sebanyak 126 orang ini resmi mendapatkan hak memilih.

"Kita data sesuai KTP ataupun data yang diberikan dari kejaksaan waktu mereka menyerahkan atau melimpahkan ke kita," ujar Fajar ditemui di Rutan Tanjungpinang, Selasa (24/4/2018) sore.

Jumlah itu pun selalu mengalami perubahan. Dimana sesuai data masuk jadi tahanan baru dan bebas ataupun yang di pindah ke lapas. Sebelumnya dari pihak Kelurahan juga telah melakukan pendataan.

Baca: Terungkap! Inilah 5 Buah Penghilang Karang Gigi Sekaligus Pemutih Gigi! Nomor 4 Paling Mengejutkan!

Baca: Mengejutkan! Inilah 6 Bagian Tubuh Ayam Paling Berisiko! Jangan Dimakan Terlalu Sering!

Sebelumnya saat di data ada 165 orang yang masuk dalam daftar pemilih sementara namun sekarang menjadi 126 orang dikarenakan 32 orang narapinadana sudah bebas, 6 orang pindah ke Lapas Tanjungpinang dan satu orang meninggal dunia.

"Untuk pencoblosan tentunya tetap di sini. Karena untuk mempermudah pengawasan demi keamanan. Nanti juga akan ada sosialisasi dari KPU,"katanya.

Data tersebut memang data pemilih tetap atau warga binaan yang memiliki hak memilih. Namun dengan adanya narapidana baru atau yang bebas ataupun pindah akan terus mengalami perubahan jumlah.(*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved