Kuota Solar di Anambas Bertambah 100 Kiloliter per Bulan, Begini Penjatahannya!

Kuota solar di Anambas ternyata bertambah 100 kiloliter per bulan. Ini penjatahannya!

Kuota Solar di Anambas Bertambah 100 Kiloliter per Bulan, Begini Penjatahannya!
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS-Kuota solar di Anambas menjadi 470 kilo liter per bulannya. Besaran angka ini mengalami penambahan 100 kilo liter dari kuota sebelumnya sebanyak 370 kilo liter.

Kuota bahan bakar minyak jenis solar ini terdiri dari beberapa perusahan penyaluran minyak yang ada di Anambas, seperti milik Aken sebanyak 270 kilo liter dan perusahaan penyalur minyak milik Gan Hok sebanyak 100 liter.

Baca: Mengejutkan! Inilah 6 Alasan Amerika Diyakini Tak Berani Serang Indonesia! Nomor 2 Tak Terbantah!

Baca: Mengejutkan! Inilah 8 Artis Pernah Coba Ingin Bunuh Diri, Nomor 8 Kini Jadi Istri Pejabat!

Baca: Terungkap! Inilah Hasil Otopsi Kematian 5 Selebritas Dunia! Otopsi Bruce Lee Paling Mengejutkan!

Baca: Mengejutkan Penjelasannya! Bisa Timbulkan Ledakan, Inilah yang Terjadi Saat Tubuh Dikremasi!

"Kemudian di Jemaja salahsatu perusahaan penyalur minyak membuat APMS di sana dengan kuota 100 kilo liter per bu‎lannya," ujar Kepala Dinas Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kepulauan Anambas melalui salahseorang staffnya Muhammad Yunus Rabu (25/4/2018).

Ia menjelaskan, untuk kuota premium diakuinya sudah ditentukan sebanyak 290 kilo liter. Hanya saja, agen dapat mengambil BBM melebihi atau kurang dari kuota di Pertamina.

Hal ini yang diakuinya menjadi catatan Organisasi Perangkat Daerah itu. Ia merincikan, ari data pada bulan Januari 2017 kemarin, kuota premium 290 kilo liter, namun dalam pelaksanaannya mencapai 310 kilo liter.

Sementara, pada bulan berikutnya mengalami penurunan dari kuota atau hanya mengambil sebanyak 205 kilo liter. "Untuk premium memang lebih fleksibel. Artinya menyesuaikan kebutuhan di Anambas," ungkapnya.

‎Yunus mengatakan, penambahan kuota ini mulai berlaku sejak awal bulan Januari 2018 ini. ‎Adapun untuk kuota BBM jenis lainya seperti minyak tanah belum mengalami penambahan dengan jumlah 122 kiloliter per bulannya.

"Untuk minyak tanah dan premium kuotanya tidak berubah. Penambahan kuota pada solar saja, dan itu untuk APMS yang baru di Pulau Jemaja," ungkapnya. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved