BP Batam Kenalkan Terobosan Industri Pariwisata Hingga Pulau Dewata

Batam saat ini tidak hanya menawarkan investasi industri konvensional, perdagangan. Namun kami juga menawarkan destinasi untuk pariwisatanya

BP Batam Kenalkan Terobosan Industri Pariwisata Hingga Pulau Dewata
Ist
Setelah sukses diselenggarakan di Batam dan Yogyakarta, Bandung, acara yang lumrah disebut IMF ini kembali dilaksanakan di Denpasar, Bali pada hari Kamis (26/4/2018) 

TRIBUNBATAM.id - Indonesia Marketeers Festival (IMF) merupakan Event Akbar tahunan Sales, Marketing dan Promosi di 17 Kota, selama 170 Jam, dan diikuti 17.000 peserta yang diinisiasi oleh Hermawan Kertadjaya, Founder dan Chairman Markplus, Inc.

Setelah sukses diselenggarakan di Batam dan Yogyakarta, Bandung, acara yang lumrah disebut IMF ini kembali dilaksanakan di Denpasar, Bali pada hari Kamis (26/4/2018) bertajuk Indonesia WOW Great Cities NOW.

Acara ini dibuka oleh Hermawan Kertajadya dihadapan 500 peserta yang datang dari berbagai latar belakang seperti pemangku kepentingan, investor, pebisnis, akademisi, komunitas, pelaku UMKM hingga mahasiswa.

IMF 2018 hadir untuk berbagi pandangan dan tawaran strategi terkait bagaimana mempertahankan penjualan tetap positif maupun meraih peningkatan yang signifikan di tengah kondisi ekonomi yang sedang sulit diprediksi melalui kemasan isu terkini yang disajikan lewat konsep yang tertuang di buku-buku best seller Hermawan Kertadjaya bersama Phillip Kotler

Semarak IMF 2018 dihadiri Gubernur Bali I Made Mangku Pastika. Dalam sambutannya I Made menyampaikan bahwa untuk mencapai kualitas yang baik diperlukan kiat-kiat, teknik serta niat yang kuat dalam mencari market yang potensial untuk menarik para investor berinvestasi di tempat yang kita inginkan.

"Terkhusus industri pariwisata perlu ditekankan kebahagiaan (happiness) target wisatawan inbound terhadap potensi pariwisata yang telah ada, lebih lanjut potensi wisata yang telah kita miliki perlu dikenalkan keluar mancanegara seperti hal sederhana membiasakan diri membicarakan wisata kita dalam percakapan (mouth to mouth) yang akan menjadi sarana promosi people to people relations. " ujarnya.

BP Batam
BP Batam (IST)

Lebih lanjut, keikutsertaan BP Batam dalam IMF 2018 sebagai undangan khusus menjadi panelis bersama Garuda Indonesia, Toyo Devasya, Pegadaian dan Auto 2000. Sejalan dengan tema yang diangkat, acara ini bertujuan untuk menjadikan Indonesia WOW Great Cities NOW sesuai dengan Batam yang menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam kesempatan ini BP Batam diwakili oleh Ady Soegiharto, Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Direktur Pelaksana Harian Humas BP Batam.

Ady memaparkan potensi keunggulan yang ada di Kota Batam seperti Logistik, Digital, Hi-Tech, hingga Pariwisata dan lengkap dengan profil, history timeline BP Batam.

"Batam saat ini tidak hanya menawarkan investasi industri konvensional, perdagangan. Namun kami juga menawarkan destinasi untuk pariwisatanya." Papar Ady.

Ia juga mengatakan bahwa potensi Batam yang besar tidak bisa dipungkiri menjadi magnet bagi daerah lainnya untuk berkembang termasuk ketika perekonomian dunia lesu.

BP Batam saat ini sedang mengembangkan pariwisata. Masyarakat menilai pariwisata hanya sebatas hotel, tetapi dari sisi industri pariwisata sendiri banyak yang bisa ditawarkan kepada calon investor contohnya dari sisi ekonomi kreatif dimana rumah produksi, distribusi pemutaraan film sekarang sudah terbuka untuk asing. Tambahnya.

Peserta yang hadir terlihat antusias menyimak berbagai paparan BP Batam terutama mengenai profil Kota Batam dan potensi pariwisata yang besar seperti tertuang dalam Batam 7 FunTastic Tourism (FunTastic Nature & Ecotourism, Funtastic Shopping Paradise and Culinary Taste, FunTastic Health & Wellness Tourism, FunTastic MICE, FunTastic Coastal & Marine Tourism, FunTastic Man-Made Features and Sports Tourism dan FunTastic Religious & Historical Culture Tourism) dan program terbaru BP Batam yaitu Seven GO (Go Investmen, Go SME, Go Green, Go Clean, Go Pray, Go Health, dan Go Creative).

Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved