Kasus Korupsi Tanggul Urug Kundur, Hakim Vonis Terdakwa Penjara 5 Tahun! Jaksa Langsung Pikir-pikir!

Kasus korupsi proyek tanggul urug di Kundur, majelis hakim PN Tipikor Tanjungpinang memvonis penjara 5 tahun dan denda Rp 3,2 miliar terdakwa!

Kasus Korupsi Tanggul Urug Kundur, Hakim Vonis Terdakwa Penjara 5 Tahun! Jaksa Langsung Pikir-pikir!
TribunBatam/Wahib Waffa
Terdakwa Crishtoper Dewabrata saat sidang kasus korupsi proyek tanggul Urug di Karimun 

TRIBUNBATAM.ID, TANJUNGPINANG-Kasus korupsi proyek Tanggul Urug di Teluk Radang, Kundur Kabupaten karimun terdawa Christoper O Dewabrata divonis selama 5 tahun penjara dalam sidang di Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungpinang.

Christoper selaku Direktur PT Bringin Jaya Bangun Utama divonis lebih ringan ketimbang tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Kepri selama 8 tahun penjara.

Baca: Mengejutkan! Inilah 6 Alasan Amerika Diyakini Tak Berani Serang Indonesia! Nomor 2 Tak Terbantah!

Baca: Heboh! Lebih Enak Bersaing dengan Prabowo atau Capres Lain? Mengejutkan Jawaban Jokowi!

Baca: Merinding! Inilah Kisah Kapal Hantu SS Baychimo! Mengarungi Lautan Tanpa Awak Kapal Selama 38 Tahun!

Baca: Masih Ingat Bule Inggris Menikahi Pria Padang? Begini Kehidupannya Sekarang! Nomor 4 Mengejutkan!

Santonius Tambunan selaku ketua majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan korupsi dan menyalahgunakan kewenangan dan sarana yang ada padanya untuk memperkaya diri sendiri dan orang lain, hingga menyebabkan kerugian negara.

Cristopher (baju putih) digiring ke Rutan Tanjungpinang
Cristopher (baju putih) digiring ke Rutan Tanjungpinang (tribunbatam/wahib waffa)

Hal itu sebagaimana dalam dakwaan subsider melanggar Pasal 3 juncto Pasal 18 UU nomor 31 tahun 1999, sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

"Terdakwa dihukum dengan kurungan penjara selama 5 tahun. Hal itu sesuai fakta persidangan dan keterangan saksi-saksi," kata Santonius membacakan putusan di hadapan terdakwa, Kamis (26/4/2018).

Cristopher juga diharuskan untuk mengganti kerugian negara yang ditimbulkan dari kegiatan proyek senilai Rp 16,4 miiar sebanyak Rp 3. 276.596.619.

Jika tidak dapat membayar kerugian negara itu, harta terdakwa atau asetnya akan disita.

"Bila harta benda miliknya tidak mencukupi maka akan diganti dengan hukuman 3 tahun penjara," katanya.

Terdakwa bersama kuasa hukumnya menyatakan pikir-pikir selama 7 hari. Begitu juga dengan JPU menyatakan hal yang sama.

‎Christoper terjerat kasus dugaan korupsi proyek tanggul urug di Telukradang, Tanjungbatu Kundur, Kabupaten Karimun yang menelan dana Rp16,4 miliar dari nilai pagu anggaran Rp18,6 miliar APBD 2014.

Purwanta selaku pejabat Dinas PU juga terjerat kasus ini dengan terlebih dahulu dihukum selama 3,5 tahun penjara. (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help