Ternyata, Penemu Racun Kalajengking untuk Kanker Payudara Adalah Remaja 17 Tahun

Menurut ilmuwan, kalajengking biru (rhopalurus junceus) adalah yang terganas dan juga terbaik di dunia untuk bidang pengobatan.

Ternyata, Penemu Racun Kalajengking untuk Kanker Payudara Adalah Remaja 17 Tahun
arnoudquanjer.com
Kalajengking biru yang racunnya bisa untuk mengobati kanker payudara 

Temuan ini menimbulkan konroversi, namun juga banyak pengakuan. Saat ini, temuannya itu sudah diakui FDA sebagai obat yang boleh digunakan untuk kanker payudara.

Obat dari Kuba

Sebenarnya, jauh sebelum Demetrio, venom kalajengking sudah digunakan sejak lama di Kuba sebagai penghilang rasa sakit dan anti-inflamasi.

Obat yang bernama Vidatox ini berasal dari racun kalajengking biru untuk meningkatkan kesehatan pasien penderita kanker dan sudah membantu sudah lebih dari 65.000 orang.

Kuba Labiofam yang memproduksi obat ini mengklaim, mereka melakukan penelitian dan pengujian selama 15 tahun sebelum dikembangkan.

Mungkin perbedaannya adalah bahwa penemuan Demetrio berfokus pada penyembuhan kanker payudara, sementara obat Kuba mengkhususkan diri dalam meningkatkan kualitas hidup pasien dengan berbagai jenis kanker.

Tumor Otak dan Gagal Jantung

Di Madison, Wisconsin University, cara-cara baru racun kalajengking telah dikembangkan untuk mendapatkan obat-obatan untuk mengobati penyakit seperti gagal jantung.

Mereka mulai dengan menganalisis 15 spesies arakhnida ini. Dari 15 spesies tersebut Scorpion King yang berwarna hitam legam adalah salah satu spesies yang layak untuk diujicoba.

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved