Ternyata, Penemu Racun Kalajengking untuk Kanker Payudara Adalah Remaja 17 Tahun

Menurut ilmuwan, kalajengking biru (rhopalurus junceus) adalah yang terganas dan juga terbaik di dunia untuk bidang pengobatan.

Ternyata, Penemu Racun Kalajengking untuk Kanker Payudara Adalah Remaja 17 Tahun
arnoudquanjer.com
Kalajengking biru yang racunnya bisa untuk mengobati kanker payudara 

Terakhir, Profesor Dipanjam Pan dari Wahington University menemukan satu jenis peptida kecil yang dikenal sebagai TsAP-1.

Dipanjam Pan

Zat ini ditemukan dari kalajengking kuning Brasil (Tityus serrulatus) yang mampu menemukan sel kanker dan -mikroba dalam sel otak secara otomatis.

Saat ini, hasil temuan ini masih dalam tahap ujicoba. Jika ujicoba sukses, bayangkan berapa banyak penderita kanker otak yang memiliki harapan hidup.

Masih banyak penelitian terhadap spesies kalajengking saat ini dan temuan-temuan awalnya sangat luar biasa.

Misalnya, kalajengking ekor ganda atau Transvaal (parabuthus transvaalicus) yang memiliki dua 'jenis' racun yang berbeda.

Kemudian kalajengking hitam yang memiliki racun kombinasi garam dan peptida K+ yang tinggi dan diyakini bisa menghilangkan rasa nyeri bagi penderita kanker.

Black Scorpion

Jadi, tidak berlebihan jika racun kalajengking yang kini mulai menjadi pundi-pundi uang di Maroko ini berharga supermahal, mencapai $30 juta atau Rp 145 miliar per liter.

Bahkan, seperti dilansir quora.com,  sebuah peternakan di Maroko yang memiliki 100 ekor kalajengking, para karyawannya bergaji hingga Rp 420 juta per bulan.

Sebuah harga yang pantas!

Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved