Terungkap! Ini Alasan Sebenarnya Korut Mau Berdamai dengan Korsel. Mengejutkan Fakta di Baliknya!

Akhirnya terungkap alasan sebenarnya Korut mau berdamai dengan Korsel. Inilah fakta misterius di baliknya!

Terungkap! Ini Alasan Sebenarnya Korut Mau Berdamai dengan Korsel. Mengejutkan Fakta di Baliknya!
Korea Summit Press Pool
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un duduk bersama di desa gencatan senjata Panmunjom di dalam zona demiliterisasi yang memisahkan kedua Korea. 

Sebagai perbandingan saja, bom atom yang diledakkan di Hiroshima pada tahun 1945 hanya berkisar 15 kiloton.

Celakanya lagi delapan menit setelah ledakan ada gempa sebesar 6,3 skala richter menguncang daerah sekitar 6,3 skala richter menguncang daerah sekitar Punggye-ri dan ada empat kali lagi gempa susulan pada minggu-minggu berikutnya.

Dengan mengumpulkan data seismik berkualitas tinggi dan memeriksa citra satelit sebelum dan sesudah pengujian, para ilmuwan dapat menentukan di mana gempa ini terjadi dan bahwa mereka memang disebabkan oleh pengujian bom nuklir Korut.

"Mengingat sejarah uji coba nuklir Korea Utara yang dilakukan di bawah gunung ini, uji coba nuklir yang sama akan menghasilkan kerusakan dalam skala lebih besar yang menciptakan bencana lingkungan berupa radiasi nuklir,” kata laporan dari tim ilmuwan.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (dua dari kiri) didampingi oleh istrinya Ri Sol Ju (kiri), ketika bersulang dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae In (dua dari kanan) dan Ibu Negara Kim Jung Sook (kanan) dalam jamuan makan malam saat KTT Antar-Korea Jumat (27/4/2018).
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (dua dari kiri) didampingi oleh istrinya Ri Sol Ju (kiri), ketika bersulang dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae In (dua dari kanan) dan Ibu Negara Kim Jung Sook (kanan) dalam jamuan makan malam saat KTT Antar-Korea Jumat (27/4/2018). (AFP/Korea Summit Press Pool)

Bisa dikatakan Korut mulai ketakutan karena bom nuklir yang harusnya menjadi 'tameng' negara malah mengancam pemiliknya sendiri.

Kehilangan senjata nuklir membuat jajaran pemimpin Korut mulai berpikir rasional untuk segera 'mengamankan' negara dengan cara perdamaian.

Dan lebih berbahayanya lagi jika radiasi nuklir gegara rusaknya fasilitas Punggye-ri menyerang Korut, maka bisa dipastikan negara tertutup itu tidak bisa menanggulanginya.

Gara-gara inilah kurang dari seminggu kemudian Kim Jong Un mengumumkan menangguhkan semua uji coba nuklirnya dan menyerukan perdamaian dengan Korsel serta Amerika Serikat.

Tapi yang dirugikan gara-gara kejadian ini bukan Korut semata, namun juga China yang kalang kabut jika debu radioaktif gagalnya uji coba nuklir Korutterbang ke arah mereka dari perbatasan kedua negara. (Seto Aji/Grid)

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help