Berita Batam

Gara-gara Banyak TKI Ilegal. Kantor Imigrasi Akan Lebih Selektif Mengeluarkan Paspor. Ini Alasannya

"Karena masalah TKI ini jadinya kita lebih selektif dalam melihat siapa yang mengajukan permohonan," kata Djoko saat menjadi narasumber

Gara-gara Banyak TKI Ilegal. Kantor Imigrasi Akan Lebih Selektif Mengeluarkan Paspor. Ini Alasannya
TRIBUNBATAm/ZABUR A
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian, Kantor Wilayah (Kanwil) Kepri Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) RI, Djoko Surono saat memberikan penejalasan dalam kegiatan penyebaran informasi SPRI Kantor Imigrasi Kelas II Belakangpadang yang berlangsung di Ultima Horison King Batam, Kamis (3/5/2018). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Maraknya sebaran Tenaga Kerja Indonesia (TKI) non prosedural atau lebih dikenal dengan istilah TKI Ilegal, khususnya di wilayah perbatasan seperti daerah Kepri membuat Kantor Imigrasi di Kepri lebih selektif mengeluarkan paspor.

Padahal ketentuan yang berlaku secara nasional membolehkan siapa saja mengajukan permohonan pembuatan paspor tidak terikat dengan domisili KTP pemohon.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian, Kantor Wilayah (Kanwil) Kepri Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) RI, Djoko Surono menyatakan siapa pun bisa membuat paspor dimana terdapat kantor pelayanan Imigrasi.

Baca: Akhir Pekan Ini, Ikatan Nasional Konsultan Indonesia Kepri Akan Gelar Raker. Ini Harapannya

Baca: Aksi Nenek-nenek Senam di Hari Lansia Hebohkan Senggarang! Begini Komentar Kepala Dinkes!

Baca: Kisah Tak Terduga Operasi Patuh 2018 di Bintan! Sopir Ini Nekat Kena Tilang, Mengejutkan Alasannya!

Hanya saja, untuk daerah seperti Kepri, antisipasi penyalahgunaan paspor menjadi perhatian sendiri.

Tidak jarang terjadi kasus dimana seorang pemohon yang membuat paspor dengan keperluan wisata, malah menjadikannya sebagai tiket masuk sebagai TKI nonprosedural.

"Karena masalah TKI ini jadinya kita lebih selektif dalam melihat siapa yang mengajukan permohonan," kata Djoko saat menjadi narasumber penyebaran informasi penerbitan Surat Perjalanan Republik Indonesia (SPRI), yang digelar Kantor Imigrasi kelas II Belakangpadang, di Hotel Ultima Horison King's Batam, (3/5/2018).

Adapun tindakkan nyata dalam proses peningkatan selektivitas ini, Djoko memyebutkan pihak Kanim (kantor Imigrasi) akan menyeleksi pemohon yang berasal dari daerah lain.

Halaman
12
Penulis: Zabur Anjasfianto
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved