Berita Tanjungpinang

Kasus Pencabulan di Tanjungpinang Terungkap Gara-gara Medsos! Begini Kronologinya!

Kasus pencabulan di Tanjungpinang terungkap setelah kakak korban menelusuri lewat medsos. Begini kronologinya!

Kasus Pencabulan di Tanjungpinang Terungkap Gara-gara Medsos! Begini Kronologinya!
TribunBatam/Wahib Waffa
Ipda Dhia Chintya Siregar Kanit PPA Polres Tanjungpinang 

TRIBUNBATAM.ID, TANJUNGPINANG- Seorang pelaku cabul diringkus Satreskrim Polres Tanjungpinang. Kali ini anak yang masih d duduk di bangku sekolah SMA dicabuli sang pacar, Rabu (2/5/2018) sore.

Keluarga yang tak terima anaknya dicabuli melaporkan ke Polres Tanjungpinang. Aksi aksi pelaku berinisial Mi melakukan tindakan bejatnya hingga puluhan kali.

Kanit perlindungan perempuan dan anak Polres Tanjung Pinang Ipda Dhia Chintya Siregar membenarkan adanya kasus pencabulan yang dilakukan warga Bukit Bestari Kelurahan Dompak.

Baca: Mengejutkan! Inilah 6 Alasan Amerika Diyakini Tak Berani Serang Indonesia! Nomor 2 Tak Terbantah!

Baca: Terungkap! Inilah 8 Trik Beli Tiket Pesawat Bocoran Orang Dalam! Nomor 2 Paling Mengejutkan!

Baca: Inilah Denjaka, Pasukan Khusus TNI AL Paling Misterius dan Bikin Keder Navy SEAL Amerika!

Baca: Tragis! Inilah 5 Selebritas Tewas Dibunuh Penggemar Beratnya Sendiri! Nomor 3 Paling Menghebohkan!

”Iya benar kita telah mengamankan dan sudah memeriksanya pelaku sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus pencabulan," ujar Dhia Cintya Siregar dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (3/5/2018).

Dhia menceritakan kronologis kejadian yang dialaminya oleh korban. Berawal dari pacaran antara Mi dan korban. Namun jaringan kasih mereka berdua harus kandas. Hingga akhirnya masih ada perasaan Mi sakit hati kepada korban.

"pelaku ini mengeshare foto dalam kondisi tertentu berduaan ke media sosial milik abang kandunganya. Dari situ kakak kandung korban mulai mencari tahu. Hingga akhirnya menanyakan kepada korban," katanya.

Saat foto itu tersebar, keluarga lantas melaporkan ke polisi. Mediasi pun sempat dilakukan dikantor polisi. Namun saat itu justru apa yang dialami antara pelaku dan korban itu terungkap saat berpacaran. Pelaku sering mencabuli korban.

"Pengakuannya sih sudah banyak sampai tak terhitung. Sampai mereka itu lupa. Ada beberapa tempat yang dilakukan untuk berbuat cabul seperti di semak-semak di Dompak di wisma juga ada ada beberapa tempat lainya," katanya.

Akibat perbuatannya tersangka yang kini berada di balik jeruji besi Polres Tanjungpinang dikenakan undang-undang perlindungan anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun hingga maksimal 15 tahun. (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help