Berita Kepri

Kejati Kepri Sebut Laporan Soal Bandara Hang Nadim Masih Pulbaket. Aspidsus: Kita Cross Check Dulu

Kejati Kepri meminta keterangan empat orang, termasuk Direktur Bandara Hang Nadim terkait dugaan permainan data pengunjung parkir. Ini kata Aspidsus!

Kejati Kepri Sebut Laporan Soal Bandara Hang Nadim Masih Pulbaket. Aspidsus: Kita Cross Check Dulu
Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kepri Ferry Tas 

TRIBUNBATAM.ID, TANJUNGPINANG - Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Kepri Fery Tas mulai buka suara soal pemeriksaan terhadap Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam Suwarso dan pihak pengelola parkir Bandar PT Adil Sukses Pratama.

Ia menegaskan, pihaknya memeriksa dugaan kasusnya setelah ada laporan masyarakat berkenaan dugaan permainan data pengunjung parkir bandara.

Baca: Heboh! Rohayati Tebus Ijazah Anaknya Gunakan Surat Rumah, Bikin Menangis Kisahnya!

Baca: Dulu Presenter Acara Misteri di Televisi, Mengejutkan Kehidupan Harry Pantja Sekarang!

Baca: Terungkap! Inilah 8 Trik Beli Tiket Pesawat Bocoran Orang Dalam! Nomor 2 Paling Mengejutkan!

Baca: Mengejutkan! Inilah 6 Alasan Amerika Diyakini Tak Berani Serang Indonesia! Nomor 2 Tak Terbantah!

"Kan masih Pengumpulan bukti dan keterangan (pulbaket). Karena laporan dari masyarakat tentu kita cross check dulu. Sesuai laporan yang kita dapat, ada dugaan permainan pengelolaan parkir di bandara. Kita masih duga dana pendapatan yang disetorkan pihak ketiga tidak sesuai," katanya.

Namun lagi-lagi dugaan itu masih sebatas informasi yang belum tentu kebenarannya. Ia mengatakan jika memang ditemukan unsur pidana, pihaknya tak segan mengambil tindakan sesuai aturan yang berlaku.

"Dari laporannya diduga ada yang manipulasi data pengunjung parkir lah, pendapatan tidak sesuailah dan lain-lainya. Jika ada laporan tak kita tindak lanjuti salah nanti kita.

Itu sifatnya wajib kita teruskan. Jika tidak ada pelanggaran secara fair saya terbuka sampaikan alasan alasan hukum kepada masyarakat," jelasnya.

Hujan yang mengguyur kota Batam belum mengganggu jadwal penerbangan dari dan keluar Bandara Hang Nadim, Kamis (22/6/2017)

Ilustrasi Bandara Hang Nadim (TRIBUNBATAM/LEO HALAWA)

Soal keseriusan Kejati mengusutnya, dengan nada meninggi Fey menegaskan: "Bukan tak mau terbuka. Ini masih pulbaket. Perlu waktu yang tidak sebentar menangani korupsi," sergahnya.

Informasi terhimpun, Rabu (2/5/2018) kemarin, Kejati memeriksa empat orang. Yakni M. Ilham Fifurio Direktur PT Adil Sukses Pratama (ASP), Intan Manajer Keuangan PT ASP, Benny Syahroni General Manager Divisi Marketing Bandara Hang Nadim Batam dan Suwarso Direktur BUBU Bandara Hang Nadim.

Sekitar pukul 21.00, pemeriksaan keempatnya selesai. Mereka terpantau keluar dari pintu utama Kejati Kepri. Satu diantaranya Suwarso.

Namun dia langsung melenggang tanpa memberikan komentar terkait kedatangannya di Kejati Kepri. (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help