Berita Batam

Lestarikan Budaya Melayu. Acara Bimtek Ini Dibuka dengan Permainan Tradisional Kolecer

Budaya leluhur tidak boleh dibiarkan, karena itu, Budaya Melayu di Kepri yang berbatasan dengan dua negara tetangga tetap harus dijaga

Lestarikan Budaya Melayu. Acara Bimtek Ini Dibuka dengan Permainan Tradisional Kolecer
TRIBUNBATAM/LEO HALAWA
Bimbingan Teknis Penguatan Nilai Budaya, Ketahanan Budaya dalam Rangka Gerakan Nasional Pembangunan Karakter Bangsa di Daerah 3T (Tertinggal, Terluar, dan Terdepan) 

Ia mengatakan, kebudayaan, khususnya Melayu di Kota Batam patut lah dilestarikan.

"Bagaimana pun, kebudayaan ini tidak boleh tertinggal begitu saja. Kami berharap, budaya Melayu dan budaya masyarakat lainnya di Batam harus saling mengisi. Demi Batam, Kepri, dan Indonesia yang damai dan sejahtera," katanya.

Pembukaan acara ini dilakukan dengan cara berbeda dari biasanya.

Asisten I Bidang Pemerintahan Sujairi yang mewakili wali kota Batam tidak membuka acara dengan memukul gong, melainkan dengan memainkan permainan khas budaya asli Indonesia yakni Kolecer atau Ketiran.

Bunyi nyaring Kolecer menjadi penanda sah dimulainya acara yang akan berlangsung hingga 6 Mei 2018 ini.

Acara tersebut juga dihadiri Kabid Budaya Disparbud Kota Batam Buhamad Zein, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Makmur Ismail, Plt Kadis Pendidikan Hendri Arulan, dan sejumlah budayawan dan sastrawan asal Batam. (leo)

Penulis: Leo Halawa
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved