Gara-gara e-KTP, KPU Coret 844.000 Nama dari Daftar Pemilih. Begini Reaksi Kemendagri

KPU RI mencoret 844.000 pemilih untuk Pilkada Serentak 2018 dari daftar pemilih. Alasannya, pemilih tersebut belum memiliki e-KTP

Gara-gara e-KTP, KPU Coret 844.000 Nama dari Daftar Pemilih. Begini Reaksi Kemendagri
KOMPAS.com/Nabilla Tashandra
Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrullah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/11/2017). 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mencoret 844.000 pemilih untuk Pilkada Serentak 2018 dari daftar pemilih.

Alasannya, ratusan ribu pemilih tersebut belum memiliki e-KTP atau surat keterangan (suket) pengganti e-KTP.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakhrullah mengatakan, hal tersebut sepenuhnya urusan KPU sebagai penyelenggara pemilu.

Baca: Ashanty Blak-blakan, Jawab Tudingan Rebut Anang dari Syahrini. Ini Katanya

Baca: Pagi Ini, Semua Pengguna Twitter Diminta Ganti Pasword! Apa yang Terjadi?

Baca: 3 Bulan Setelah Menikah dengan Vicky Praseyo, Angel Lelga Kini Hamil? Ini Buktinya

"Mau ada yang dicoret, mau ada yang ditambah, mau ada yang dikurangi itu tanggungjawab sepenuhnya KPU," kata Zudan, saat dihubungi Kamis malam (3/5/2018).

Zudan mengatakan, sesuai dengan kewenangan Kemendagri, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil akan menerbitkan e-KTP bagi pemilih yang sudah melakukan perekaman data.

Sedangkan, bagi pemilih yang sudah melakukan perekaman namun e-KTP-nya belum jadi, maka Dukcapil akan memberikan surat keterangan sebagai pengganti e-KTP.

"Kewenangan kami merekam, menerbitkan e-KTP, dan menerbitkan surat keterangan bagi e-KTP-nya yang belum jadi," kata Zudan.

Halaman
12
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved