Berita Anambas

Hama Walang Sangit Serang Lahan Pertanian di Jemaja, Begini Kondisi Terakhir Serangan!

Hama walang sangit serang lahan pertanian di Jemaja. Begini curhat petani kepada pemerintah!

Hama Walang Sangit Serang Lahan Pertanian di Jemaja, Begini Kondisi Terakhir Serangan!
id.wikipedia
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS-Lahan pertanian di Desa Bukit Padi Kecamatan Jemaja Timur terganggu serangan hama Walang Sangit. ‎

Tak hanya mengganggu pertumbuhan padi di desa itu, masyarakat petani pun mengeluh akan bau yang dihasilkan oleh serangga yang menghisap cairan tanaman padi sehingga padi melemah.

Baca: Terungkap! Inilah 8 Trik Beli Tiket Pesawat Bocoran Orang Dalam! Nomor 2 Paling Mengejutkan!

Baca: Mengejutkan! Inilah 3 Ramuan Alami Penurun Sakit Asam Urat! Nomor 3 Paling Tak Disangka!

Baca: Aduh! Harga 4 Hewan Asli Indonesia Ini Bikin Dompet Jebol! Nomor 1 Bikin Geleng-geleng Kepala!

"Petani banyak mengeluh ke kami akan hama ini," ujar Miswanto, Petugas Pelaksana Lapangan UPT Dinas perikanan, pertanian dan pangan Kabupaten Kepulauan Anambas, Jumat (4/5/2018).

Petani pun, menurutnya juga meminta bantuan bibit ‎termasuk pelatihan yang berkualitas untuk mencegah hama tersebut kembali ke lahan warga. Beruntung, Balai Karantina Pertanian Kelas II Tanjungpinang turun ke lahan yang terserang hama itu.

"Kami cukup terbantu dengan hadirnya Balai Karantina Pertanian Kelas II Tanjungpinang. Selain memeriksa tanaman milik petani, mereka juga memberikan pelatihan kepada petani. Sehingga wawasan petani dapat bertambah," ungkapnya.

Ketua Tim Balai Karantina Pertanian Kelas II Tanjungpinang Ir. Khalid ‎Daulai mengatakan, sebanyak16 sampel aneka tanaman, termasuk tanaman padi di Pulau Jemaja itu

Ilustrasi
Ilustrasi (id.wikipedia)

Langkah antisipasi pun bisa dilakukan untuk mencegah hama Walang Sangit ke lahan warga. Salahsatunya membakar jerami yang menjadi tempat bertelur hama itu, selain penggunaan bibit yang berkualitas dan penyemprotan racun serangga secara intensif.

"Peninjauan kami lakukan untuk mengantisipasi penyebaran organisme hama tumbuhan baik di dalam maupun dari luar negeri. Jadi selain melakukan pemantauan, kami juga mendata jenis hama," ungkapnya.

Selain di Anambas, tim juga menyasar ke sejumlah kabupaten lain untuk melakukan pengecekan seperti Bintan dan Tanjungpinang. Nantinya, tanaman yang telah diambil sampel akan dilakukan uji laboratorium untuk diketahui hasilnya.

"Ada beberapa sampel yang kami ambil. Selain Padi, ada karet, kelapa, cabai, semangka, jagung, terong, jamu, belimbing, mentimun serta tanaman pare," ungkapnya. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help