Berita Batam

DPD REI Sebut Urus Izin Peralihan Hak di BP Batam Kini Lebih Cepat. Syaratnya Lebih Mudah

Setidaknya itulah yang dirasakan sejumlah pengembang properti di Batam yang tergabung di DPD Real Estate Indonesia (REI) Khusus Batam

DPD REI Sebut Urus Izin Peralihan Hak di BP Batam Kini Lebih Cepat. Syaratnya Lebih Mudah
tribun batam
Ketua DPD REI Khusus Batam, Achyar Arfan (paling kanan) berbincang dengan kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo di acara Batam Investor Summit 2018, Senin (23/4/2018) lalu. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Urus Izin Peralihan Hak (IPH) di BP Batam kini lebih mudah.

Setidaknya itulah yang dirasakan sejumlah pengembang properti di Batam yang tergabung di DPD Real Estate Indonesia (REI) Khusus Batam.

Jika sebelumnya antrean mengurus IPH bisa memakan waktu 2 minggu, kini cukup satu hari.

Baca: Gunakan Sistem Zonasi Wilayah, Penerimaan Peserta Didik Baru SD-SMP Negeri di Batam 2-4 Juli 2018

Baca: Sebelum Jatuh, Korban Sempat Ditahan Rekannya, Tapi Karena Meronta Pegangannya Terlepas

Baca: Hasil Lengkap dan Klasemen Liga Inggris Sebelum Chelsea vs Liverpool. MU dan Spurs Kalah

Tak hanya itu, penyederhanaan syarat untuk mengurus IPH juga sudah dirasakan pemohon.

Dari sebelumnya 17 syarat, kini dipangkas menjadi empat syarat.

"Ya antreannya sudah sehari sekarang untuk memasukkan berkas. Alhamdulillah bisa lebih cepat," kata Achyar, Sabtu (5/5/2018).

Jika dihitung-hitung, waktu memasukkan berkas hingga diterbitkannya IPH bisa memakan waktu lima hari sekarang.

Adapun syaratnya, melampirkan identitas diri seperti KTP pembeli, akta pendirian perusahaan, penetapan lokasi (PL), sertifikat lahan, dan formulir permohonan IPH.

"Untuk syaratnya, ada syarat paling dasar dan tambahan. Tapi tak masalah. Jadi satu hari antrean, dua atau tiga hari berikutnya selesai. Total sekitar lima hari," ujarnya.

Menurut Achyar, kemudahan ini sudah dirasakan sejumlah pengembang tertanggal 30 April lalu. Beberapa anggotanya di REI sudah ada yang memasukkan berkas terkait IPH ini dan merasakan kemudahannya.

"Sudah ada beberapa yang masukkan, saya belum monitor berapa banyaknya. Tapi saya percaya urusnya bisa lebih cepat. Kuncinya di electronic system," kata Achyar.(*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help