Berita Batam

Calon Penumpang Tertangkap Bawa Sabu di Bandara Hang Nadim, Kemas Sabu Dalam Kue Bolu!

Petugas Bandara Hang Nadim kembali menggagalkan pengiriman sabu melalui seorang calon penumpang Lion Air tujuan Lombok. Modus dikemas dalam kue bolu!

Calon Penumpang Tertangkap Bawa Sabu di Bandara Hang Nadim, Kemas Sabu Dalam Kue Bolu!
Istimewa
Ilustrasi sabu-sabu 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Berbagai cara dilakukan pelaku narkoba mengelabui aparat Bandara Hang Nadim, Batam demi meloloskan narkoba ke luar daerah.

Terbaru seorangcalon  penumpang pesawat Lion Air, Samsul Bahri (35) kedapatan membawa sabu seberat 1.018 gram. Dia ditangkap saat hendak terbang ke Lombok, Sabtu (5/5/2018).

Baca: Mbak Tutut Mantu, Kehadiran Mayangsari Hebohkan Pesta Pernikahan Cucu Soeharto!

Baca: Terungkap! Inilah 8 Trik Beli Tiket Pesawat Bocoran Orang Dalam! Nomor 2 Paling Mengejutkan!

Baca: Mengejutkan! Inilah 4 Pertanyaan Dokter Wajib Dijawab saat Berobat! Nomor 4 Paling Mengagetkan!

Baca: Terungkap! Inilah 5 Gangster Terbesar di Dunia! Nomor 2 Penghasilannya Mengejutkan!

Pelaku menyimpan sabunya di dalam kue bolu yang dikemas rapi dalam kotak berukuran kecil dan besar.

Menurut informasi di lapangan, Samsul hampir lolos dari pengawasan petugas mesin pemindai X-ray SCP 1 Bandara.

Namun karena curiga dengan gerak-gerik pelaku, petugas Aviation Security (AVSEC) berinisiatif memeriksa langsung sejumlah kotak kue yang bertuliskan salah satu brand oleh-oleh Kota Batam yang dibawa Samsul.

Setelah dilakukan pemeriksaan manual, petugas berhasil menemukan barang bukti sabu didalam 4 bungkus kemasan kristal bening yang disembunyikan di dalam kotak kue.

Rencananya sabu tersebut akan dibawa ke wilayah Lombok untuk diserahkan pada pemesan.

Saat dikonfirmasi, Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Suwarso, membenarkan adanya tangkapan kurir sabu.

"Iya kemarin hari Sabtu (5/5/2018) ada penumpang yang kedapatan bawa sabu," ujarnya, Minggu (6/5/2018).

Saat ini temuan barang haram tersebut sudah diserahkan ke Polresta Barelang untuk kepentingan penyelidikan. (*)

Penulis: Efendi Wardoyo
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help