Pemko Batam Akan Tata Ulang Pasar Induk. Syaratnya: Satu Pedagang Satu Lapak. Wajib KTP Batam!

Pemko akan mengontrol kepemilikan kios melalui nomor KTP. Untuk sistem pembagian kios pun dilakukan dengan cara pengundian

Pemko Batam Akan Tata Ulang Pasar Induk. Syaratnya: Satu Pedagang Satu Lapak. Wajib KTP Batam!
tribunnews batam/dokumentasi
Pasar Induk Jodoh 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pasar Induk Jodoh akan ditata menjadi pasar tradisional berpenampilan modern.

Itu dilakukan setelah resmi serah terima aset dari BP Batam ke Pemko Batam.

Wali Kota Batam, Rudi mengatakan, diperkirakan Juni mendatang Menteri Keuangan akan menyerahkan aset tersebut, untuk selanjutnya ditata Pemko.

Baca: POLRI: Pemicu Keributan di Mako Brimob Ternyata Hal Sepele, Hanya Masalah Makanan

Baca: Warga Sagulung Ini Tak Sadar Transfer Uang Rp 15 Juta Kepada Penipu. Begini Modus Pelaku

Baca: MENYEDIHKAN! Bukannya Berisi Rumput, Perut-Perut Sapi di India Penuh Puluhan Kilo Sampah Plastik

Bagi masyarakat yang ingin berjualan di Pasar Induk, Rudi menekankan hanya boleh memiliki satu lapak dan wajib memiliki KTP Batam.

"Pasar Induk akan kita tata, bagian bawah tempat jualan ikan tapi tidak boleh basah, nanti kita atur. Bagian atas jualan yang kering-kering," kata Rudi di depan masyarakat Kelurahan Baloi Indah dalam acara Bazar Sembako Murah, sebagaimana dikutip dari laman Media Center Batam, Rabu (9/5/2018).

Dikatakannya, untuk pembagian kios atau lapak pedagang, nantinya tidak boleh lebih. Ini mengingat jumlah pasar yang dikelola pemerintah terbatas.

Pemko akan mengontrol kepemilikan kios melalui nomor KTP. Untuk sistem pembagian kios pun dilakukan dengan cara pengundian.

"Dalam waktu tidak terlalu lama Batam akan menjadi kota yang modern dan madani. Saya membangun kota ini untuk rakyat semua. Jika Jodoh sudah ditata dengan cantik, orang akan datang dengan sendirinya," ujarnya. (*/wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help