Pemutihan Kendaraan di Kepri! Warga Anambas Antusias Urus Balik Nama di Samsat Tarempa!

Pemprov Kepri menerbitkan kebijakan pemutihan kendaraan. Warga Anambas antusias mengurus balik nama di Samsat Tarempa. Ini manfaat pemutihan!

Pemutihan Kendaraan di Kepri! Warga Anambas Antusias Urus Balik Nama di Samsat Tarempa!
kompasotomotif
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS-‎Pelaksanaan bea balik nama dan pembayaran pajak harus sesuai dengan KTP dan kendaraan asal.

Rahmat petugas Samsat di Tarempa mengatakan, masyarakat tidak banyak yang tahu mengenai mekanisme ini.

Meski demikian, pihaknya membantu untuk mengurus persyaratan administrasinya. "Misalnya kendaraan dari Batam, maka KTP nya juga harus di Batam.

Kemudian untuk mutasi kendaraan. Tidak bisa dari kami ajukan, karena statusnya kami masih menginduk ke Natuna," ujarnya Rabu (9/5/2018).

Baca: Kehadiran Artis Mayangsari Hebohkan Pernikahan Cicit Soeharto! Kebayanya Ungkap Fakta Mengejutkan!

Baca: Mengejutkan! Inilah 8 Gejala Umum yang Dialami Orang Sebelum Terkena Stroke!

Baca: Heboh! Sule dan Istri Dikabarkan Cerai, Rizky Febian Tulis Status Sedih di Instagram!

Baca: Terungkap! Inilah 8 Trik Beli Tiket Pesawat Bocoran Orang Dalam! Nomor 2 Paling Mengejutkan!

Ia pun tidak mengelak, antusias masyarakat mendatangi kantor Samsat di Gedung Pelangi di Jalan Selayang Pandang ‎Kecamatan Siantan diakuinya cukup banyak.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi bersama Kepolisian dan Jasa Raharja memiliki program bebas bea balik nama kedua, denda PKB dan keringann pokok pajak 50 persen. Pemberlakuan program ini mulai berlaku sejak tanggal 1 Mei hingga 31 Agustus 2018 mendatang.

"‎Kami sudah jelaskan kepada masyarakat. Masyarakat mayoritas menginginkan pajaknya yang mati an balik nama kendaraan.

Seperti untuk pembayaran pajak ke Samsat Tarempa bisa dilakukan ketika STNK masih aktif. Kalau mati (STNK) nya, maka perpanjangannya ke kota asal kendaraan tersebut," ungkapnya.

‎Rahmat menjelaskan, beberapa OPD di Pemerintah Daerah seperti Badan Keuangan Daerah dan DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, sempat mengupayakan peningkatan status Samsat Tarempa ke BP2RD Provinsi Kepri.

Pemutakhiran data pun, diakuinya menjadi kendala lain yang harus dihadapi oleh Samsat di Tarempa. Saat ini, terdapat seribu kendaraan yang baru terdata di Anambas.

"Dari sana (Pemerintah Daerah) tidak salah ada meminta seperti itu. Data kendaraan pun, juga menjadi kendala kami. Kalau dari jumlah, sepertinya mengalami peningkatan," ungkapnya.(*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help