Pemilu dan Pilpres 2019

Survei: Alih-alih Usung Capres, Lima Partai di DPR Terancam Tak Lolos Ambang Batas Parlemen

Namun, alih-alih mengusung jagoan, lima partai harus bekerja ekstra keras untuk bisa mendulang suara pemiih pada Pemilu sebelum Pilpres.

Survei: Alih-alih Usung Capres, Lima Partai di DPR Terancam Tak Lolos Ambang Batas Parlemen
TRIBUN/ZABUR
Petugas Pantarlih melakukan proses coklit Pemilu 2019 di salah satu rumah warga, Senin (30/4/2018). 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Sejumlah partai politik mulai panas oleh isu pengusungan calon presiden dan wakil presiden pada Pemilu 2019 nanti.

Namun, alih-alih mengusung jagoan, lima partai harus bekerja ekstra keras untuk bisa mendulang suara pemiih pada Pemilu sebelum Pilpres.

Soalnya, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mencatat, elektabilitas lima partai di DPR berada di bawah batas ambang electoral threeshold yang pada Pemilu kali ini naik dari 3 persen menjadi 4 persen.

Jika parpol tidak berbenah dan angka-angka di survei ini menjadi kenyataan, maka lima partai itu dipastikan terancam tidak memiliki wakil di DPR RI.

Ke lima partai itu adalah PAN, Nasdem, PKS, PPP, dan Hanura.

"PAN hanya 2,5 persen, Nasdem 2,3 persen, PKS 2,2 persen, dan PPP 1,8 persen," ujar peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa di Jakarta, Selasa (8/5/2018).

Bahkan, Partai Hanura, elektabilitasnya tak mencapai 1 persen, tepatnya hanya 0,7 persen saja.

Memang, margin of error survei sebesar 2,9 persen, tetapi itu pun tidak cukup bagi Hanura untuk mencapai ambang batas parelemen. 

"Tanpa usaha keras, partai ini akan hilang di DPR 2019-2024," kata Ardian seperti dilansir Kompas.com.

Adapun untuk PAN, Nasdem, PKS dan PPP, LSI menilai masih ada kesempatan menembus ambang batas 4 persen jika dilihat dari margin of error survei tersebut.

Halaman
12
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved