Pemilu dan Pilpres 2019

Survei: PDIP Masih Berkuasa, Namun Gatot Nurmantyo Bisa Angkat Suara Sejumlah Partai

Elektabilitas PDI Perjuangan, menurut Ardian, mencapai 21,7 persen dan 60 persen pemilih memang karena faktor pencalonan Joko Widodo.

Survei: PDIP Masih Berkuasa, Namun Gatot Nurmantyo Bisa Angkat Suara Sejumlah Partai
KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZES
Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo saat berkunjung ke kantor Redaksi Kompas.com, Menara Kompas, Jakarta, Senin (23/4/2018). 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA tidak hanya membuat ketar-ketir lima partai yang masuk zona degradasi ambang batas parlemen lima partai.

LSI Denny JA juga menyorot elektabilitas sejumlah partai papan atas yang bertarung pada Pemilu 2019 nanti.

Menurut peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa, elektabilitas PDI Perjuangan berada di urutan pertama karena sosok Jokowi terasosiasi paling kuat di partai tersebut.

Elektabilitas PDI Perjuangan, menurut Ardian, mencapai 21,7 persen dan 60 persen pemilih memang karena faktor pencalonan Joko Widodo.

Kendati demikian, isu keterlibatan Puan Maharani dan Pramono Anung dalam kasus e-KTP membuat suara partai ini tergerus.

Menurut Ardian, ada sekitar 10,7 persen pemilih PDIP menyatakan tidak akan memilih partai tersebut kembali karena isu Puan dan Pramono tersebut.

Baca: Survei: Alih-alih Usung Capres, Lima Partai di DPR Terancam Tak Lolos Ambang Batas Parlemen

Baca: Pemilu Malaysia - Dari Penjara, Anwar Ibrahim Minta Pendukungnya Pilih Dr M, Najib Percaya Diri

Partai Golkar masih tetap berada di urutan kedua dengan elektabilitas mencapai 15,3 persen.

Sementara itu, Partai Gerindra berada di urutan ketiga, hanya sedikit di bawah Golkar, 14,7 persen.

Pencalonan Prabowo Subianto sebagai capres terasosiasi paling kuat di basis pemilih Gerindra.

Hanya saja, nama Prabowo justru tidak terasosiasi kuat pada PKS yang menyatakan akan mendukung Prabowo pada Pilpresn nanti. PKS bahkan terancam di garis ambang batas parlemen 4 persen.

Halaman
12
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved