Anggota DPRD: Pemko Harus Edukasi Supir Taksi Biar gak Seram-Seram Jadi gak Takut Turis ke Batam

etika sektor industri menurun, pariwisata menjadi dijadikan andalan untuk pemasukan daerah dan masuk dalam anggaran PAD.

Anggota DPRD: Pemko Harus Edukasi Supir Taksi Biar gak Seram-Seram Jadi gak Takut Turis ke Batam
tribun batam
Ketua Komisi II DPRD Kota Batam, Edward Brando. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Ketika sektor industri menurun, pariwisata menjadi dijadikan andalan untuk pemasukan daerah dan masuk dalam anggaran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pendapatan itu bisa diambil dari sektor retribusi karoke, restoran, spa, dan tempat rekreasi lainnya.

Menurut Ketua Komisi II DPRD Kota Batam, Edward Brando, memang sudah sangat tepat jika pemerintah Batam menggalakkan pariwisata. 

"Dalam hal ini Pemerintah Kota (Pemko) Batam juga harus berperan dalam meningkatkan pariwisata, salah satunya Dinas Pariwisata," ujarnya, Kamis (10/5/2018).

Beberpa hal yang harus dilakukan, di antaranya pemerintah harus melakukan edukasi kepada sopir taksi, hotel, dan pedagang agar satu persepsi untuk menciptakan Batam yang aman dan ramah.

"Sehingga wisatawan bisa tertarik dan nyaman liburan selama berhari-hari di Kota Batam,"tambahnya.

"Ini terkadang supir taksi kita seram-seram, pedagang tidak jujur, dan lainnya. Jadinya orang makin takut kesini," katanya lagi.

Batam bisa mencontoh apa yang dilakukan Singapura yang tadinya hanya hanya galangan kapal, namun 15 tahun terakhir sudah pariwisata.

Sebenarnya kondisi geografis Batam yang cukup memadai dalam pariwisata.

"Palingan di sana (Singapura) patung singa, taman, kolam renang dan lainnya. Padahal Batam masih banyak yang bisa dikembangkan potensinya," kata Edward. (*)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved