Seminar Anti Narkoba di Selat Mendaun, Pelajar Semangat Bertanya Ini

Resah dengan peredaran narkoba, BNN didatangkan isi seminar perang melawan narkoba di Selat Mendaun!

Seminar Anti Narkoba di Selat Mendaun, Pelajar Semangat Bertanya Ini
tribunbatam/elhadif putra
Acara sosialisasi narkoba di Desa Selat Mendaun, Karimun. 

TRIBUNBATAM.ID, KARIMUN-Puluhan pelajar SD, SMP, pemuda dan masyarakat umum di Desa Selat Mendaun, Kecamatan Karimun ikut menjadi peserta seminar anti narkoba, yang digelar oleh Bakti Anak Tempatan (BAT) Selat Mendaun, Kamis (10/5/2018).

Kegiatan ini dilaksanakan karena tak lepas maraknya peredaran narkoba di Desa Selat Mendaun dan Pulau Parit secara umum.

Baca: Kehadiran Artis Mayangsari Hebohkan Pernikahan Cicit Soeharto! Kebayanya Ungkap Fakta Mengejutkan!

Baca: Mematikan! Dijuluki Pohon Iblis, Tanaman Berbahaya Ini Tak Boleh Disentuh! Begini Cirinya!

Baca: Terungkap! Inilah 8 Trik Beli Tiket Pesawat Bocoran Orang Dalam! Nomor 2 Paling Mengejutkan!

Baca: Heboh! Sule dan Istri Dikabarkan Cerai, Rizky Febian Tulis Status Sedih di Instagram!

Diketahui memang polisi telah beberapa kali melakukan pengungkapan kasus narkoba dan menangkap warga yang Pulau Parit yang menjadi bandar narkoba.

"Alasan dilaksanakan seminar karena peredaran narkoba di Pulau Parit yang merupakan kampung halaman kami. Karena miris mendengar kondisi tersebut makanya kami sangat ingin membuat seminar ini," kata ketua panitia, Rusli.

Pada kegiatan yang bertemakan anti narkoba di kalangan pelajar, pemuda dan masyarakat Desa Selat Mendaun tahun 2018 tersebut, BAT Selat Mendaun menggandeng

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karimun dan kepolisian sebagai pembicara. Usai pemaparan, para peserta, terutama pelajar sangat bersemangat menayakan mengenai cara pencegahan dan mengobati orang yang ketergantungan narkoba.

Rusli berharap dengan adanya seminar maka para remaja, pemuda serta masyarakat dapat memiliki pengetahuan mengenai narkoba dan bahayanya, sehingga Desa Selat Mendaun dapat terbebas dari narkoba.

"Pulau Parit ini sudah ada semacam garis merahnya soal narkoba. Ada masyarakat yang menjadi terpidana. Yang kita inginkan adalah menuju citra Selat Mendaun bebas dari narkoba. Intinya kita hanya ingin berbuat yang terbaik untuk kampung," ungkapnya.

Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Karimun, Sania Azmi yang menjadi pembicara dalam pemaparannya menyampaikan bahwa saat ini Indonesia sudah masuk ke dalam darurat narkoba.

Acara sosialisasi narkoba di Desa Selat Mendaun, Karimun.
Acara sosialisasi narkoba di Desa Selat Mendaun, Karimun. (tribunbatam/elhadif putra)

Ia mengatakan dalam satu hari, sebanyak 30 sampai 50 orang meningal dunia karena disebabkan narkoba. Diantarnya over dosis, kecanduan hingga menyebabkan sakit dan meninggal serta kecelakaan setelah pengendara menkonsumsi narkoba.

"Narkoba bukan hanya di kota besar saja. Tapi hingga pedesaan. Pemakainya juga bukan hanya orang dewasa, tapi anak-anak SD hingga orangtua," kata Sania.

Sementara itu, Kades Selat Mendaun, Maksum sangat mengapresiasi atas apa yang telah dibuat oleh BAT. Bahkan Ia berharap organisasi-organisasi kepemudaan lain di daerahnya juga dapat membuat kegiatan yang serupa.

"Kita merasa beryukur sekali engan adanya kegiatan ini. Karena kita perangkat desa merasa terbantu mengenai pembinaan masyarakt oleh BAT. Ke depan saya mgeharapkan bukan hanya BAT, tapi juga organisasi lain," uajrnya.(*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help