Tersingkir di Pemilu Malaysia, Ini Nasib Najib yang Diduga Tersangkut Korupsi Ratusan Juta Dolar

Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menelan kekalahan dalam pengitungan suara sementara pemilihan umum Malaysia.

Tersingkir di Pemilu Malaysia, Ini Nasib Najib yang Diduga Tersangkut Korupsi Ratusan Juta Dolar
AFP/Mohd Rasfan
Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menunjukkan jari yang terkena tinta, setelah memilih di tempat pemungutan suara di Pekan, Rabu (9/45/2018). 

TRIBUNBATAM.id, KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menelan kekalahan dalam pengitungan suara sementara pemilihan umum Malaysia.

Pemimpin oposisi Pakatan Harapan sekaligus mantan perdana menteri Malaysia Mahathir Mohammad mengamankan diri dengan raihan 115 kursi dari 222 kursi parlemen.

Sementara, koalisi pemerintah Barisan Nasional mencetak perolehan 79 kursi.

Sebelum pemilu digelar pada Rabu (9/5/2018), Najib harus menghadapi tudingan korupsi atas penjarahan dana pada perusahaan investasi negara, 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Kekalahan Najib menjadi pergolakan politik besar yang bakal bergema di seluruh negeri.

Dilansir AFP, Najib merupakan putra dari pendiri negara Malaysia.

Dia menampilkan dirinya sebagai reformis ketika berkuasa pada 2009.

Pada masa jabatan kedua pada 2013, perusahaan pendanaan 1MDB dibentuk oleh Najib untuk mempromosikan pembangunan ekonomi.

Namun, justru terpeleset ke dalam lubang utang yang besar. Kisah raibnya dana di 1MDB meledak pada 2015 ketika dilaporkan oleh The Wall Street Jounal yang menerbitkan sebuah dokumen.

Dokumen itu diduga merupakan bukti perdana menteri telah menerima 681 juta dolar AS ke rekening pribadinya.

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved