Puluhan Mantan Anggota Bawaslu dan KPU Bersaing Sengit Rebut 2 Kursi Bawaslu Kepri 2018

"Kalau dalam sepak bola, ini bisa disebut sebagai tim neraka. Soalnya beberapa peserta termasuk mantan komisoner senior," terang Nikolas Panama.

Puluhan Mantan Anggota Bawaslu dan KPU Bersaing Sengit Rebut 2 Kursi Bawaslu Kepri 2018
TribunBatam/Septyan Mulia Rohman.
Tim supervisi dari Bawaslu Republik Indonesia Nugroho Noto Susanto saat membagikan naskah soal kepada salahseorang peserta ujian tertulis komisioner Panwaslu Kabupaten Kepulauan Anambas Kamis (13/7/2017). Foto hanya sebagai ilustrasi berita. 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG- Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kepri akan bertambah dua anggota lagi dari tiga anggota yang sudah ada menjadi lima orang.

Persaingan merebut dua posisi yang tersisa cukup sengit. Sebab, para peserta yang mendaftar termasuk mantan anggota Bawaslu dan KPU Kepri serta Kabupaten dan Kota se-Kepri yang sudah malang melintang di dunia Bawaslu dan KPU.

"Kalau dalam sepak bola, ini bisa disebut sebagai tim neraka. Soalnya beberapa peserta termasuk mantan komisoner senior," terang Nikolas Panama, anggota tim seleksi (Timsel) Penambahan Calon Anggota Bawaslu Kepri kepada TRIBUNBATAM.id, Jumat (11/5/2018) sore.

Dia menjelaskan, jadwal pendaftaran dan penyerahan berkas administrasi berlangsung selama 3 - 9 Mei 2018.

Ada 25 peserta yang menyerahkan berkasnya dalam kurun waktu tersebut.

Dari daftar peserta yang masuk diketahui, ternyata ada mantan anggota Bawaslu yang mengabdi pada 10 tahun silam.

Selain itu ada juga mantan anggota Bawaslu Kepri periode sebelumnya serta mantan anggota KPU Kepri dan Kabupaten dan Kota se-Kepri.

"Mantan anggota Bawaslu Kepri terdahulu adalah Indrawan dan Lendrawati. Mantan anggota KPU Kepri yang ikut ialah Marsudi. Saya lupa nama mantan anggota KPU Kabupaten dan Kota," terang Niko lagi.

Menurut Niko, Timsel baru menerima surat dari Bawaslu RI. Isinya menyebutkan jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 6 kali jumlah Baswaslu seluruhnya. Artinya ada 30 peserta yang harus mengikuti tahap seleksi administrasi.

Para peserta yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti computer assisted test (CAT) dan tes psikologi. CAT akan berlangsung pada 20 Mei 2018.

Sedangkan tes psikologi yang semula berlangsung selama 21 - 22 Mei 2018 diperpanjang Bawaslu RI sampai 23 Mei 2018.

"Tes psikologi itu digelar oleh tim Bawaslu RI dan Mabes Polri. Kami hanya mengawasi saja," kata Niko.

Jumlah peserta dari kedua tes tersebut sebanyak 4 kali jumlah anggota Bawaslu seluruh atau sejumlah 20 orang.

Mereka ini akan mengikuti tes kesehatan dan wawancara. Hasil kedua tes itulah yang akan direkomendasikan Timsel ke Bawaslu RI.

"Jadi kami merekomendasikan empat orang dari 20 peserta yang ikut tes kesehatan dan wawancara," terang Niko. (*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved