Hangout

Rindu Suasana Alam? Santai Sejenak Yuk di Hutan Mangrove

Bagi yang sedang jenuh dengan suasana kota yang panas, tak ada salahnya 'melarikan diri’ sejenak dengan mengunjungi hutan mangrove.

Rindu Suasana Alam? Santai Sejenak Yuk di Hutan Mangrove
TRIBUNBATAM/MONA ANDRIANI
Suasana tempat wisata alam AVJ Mangrove Batam 

Memang belum terlihat sempurna, tetapi jika Anda pikirkan, hijaunya hutan mangrove di tengah area tambang pasir yang begitu gersang ibarat oase di padang pasir.

"Ini bekas galian tambang pasir, diolah kembali jadi penakaran pohon bakau dan saya jadikan tempat wisata hutan mangrove. Ada sekitar 10 ribu pohon bakau yang sudah saya tanam," kata Kirman selaku pengelola wisata hutan mangrove.

Wisata hutan mangrove yang sudah dikelola sejak 2015 lalu tersebut sudah mendapatkan izin kelola oleh KP2K walaupun para pejabat Batam dan warga Batam belum banyak yang mengetahui destinasi wisata ini.

Di tempat ini, Anda tak hanya bisa bersantai, tetapi juga bisa ikut melestarikan wisata hutan lindung terutama pohon bakau, yang menjadi program dunia untuk melestarikannya.

AVJ mangrove juga bisa mengajak pengunjung keliling hutan mangrove selama satu jam. Selama satu jam, Anda bisa menikmati hijaunya pohon-pohon bakau yang ada di kanan kiri.
sebuah kapal kecil yang melewati perairan di sana, Anda akan disuguhi indahnya air yang terlihat berwarna biru. (*)

Banyak Spot Foto Bagus

SAAT Anda sampai ke wisata hutan mangrove, Anda akan melihat sebuah jembatan yang melintang di atas kolam. Saat jauh memandang, Anda juga akan melihat dua pondok yang bergandengan dan ada jembatan yang melintang di tengahnya.

Jembatan yang agak panjang melintang tersebut dikelilingi hijaunya hutan bakau. Di sepanjang jembatan, terlihat pondok-pondok sederhana yang bisa Anda jadikan tempat untuk bersantai tanpa khawatir harus bayar.

AVJ Mangrove
AVJ Mangrove (TRIBUNBATAM/MONA ANDRIANI)

Sembari berjalan di atas jembatan kayu yang kokoh tapi terlihat sederhana, Anda akan melihat pondok-pondok dengan tulisan yang menghiasi setiap pondoknya. Berbagai tulisan kekinian menghiasi setiap pondok. Seperti i love you, i miss you, biar apa aja kata mu bro, lagi jomblo, dan masih banyak kata-kata lainnya.

Di ujung jembatan, Anda akan langsung menemui daratan kembali dengan pemandangan hutan mangrove di depannya. Dan jalan daratan ke depan akan terlihat kembali pondok-pondok yang berwarna hitam dan merah yang terbuat dari kayu. Pada ujung daratan, Anda akan melihat hamparan hutan bakau yang melintang di pinggir perairan.

Halaman
1234
Penulis: Andriani Mona
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help