Telusuri Situs Kebudayaan, Kwarda Bintan Gelar Kemah Cagar Budaya

Ajak telusuri situs kebudayaan di Bintan, Kwarda adakan kemah cagar budaya. Begini target cagar budayanya!

Telusuri Situs Kebudayaan, Kwarda Bintan Gelar Kemah Cagar Budaya
Tribunnews batam/m ikhsan
Ilustrasi Plang situs cagar budaya Batu Rusia di Desa Sepempang, Natuna 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN-Gunung Bintan menjadi latar alam perbukitan Tembeling Tanjung yang dijadikan lokasi Kemah Cagar Budaya Pramuka Bintan, Jumat (11/5/2018).

 Ada lebih 10 tenda kemah yang dibangun di atas bukit Perkemahan. Kemah akan 180 orang anggota Pramuka Penegak Kabupaten Bintan tingkat SMA.  Mereka akan berkemah di lokasi selama tiga hari.

Baca: Terungkap! Inilah 9 Sayuran Rumahan Penurun Kolesterol Jahat di Tubuh! Nomor 8 Mengejutkan!

Baca: Delapan Jasad Ledakan Gereja di Surabaya Masih di TKP, Polda Jatim: Korban Tewas Jadi 10 Orang!

Baca: Mengenaskan! Calon Pengantin Tewas, Pesta Pernikahan Berubah Jadi Acara Pemakaman!

Baca: Mahathir Rampingkan Kabinet Hanya 10 Menteri, Sebanyak 1,6 juta PNS Malaysia Galau!

Meski dibayang-bayangi cuaca yang tidak bersahabat, para peserta kemah cagar budaya tampaknya tetap semangat berkemah di lokasi. 

"Perkemahan akan berlangsung selama tiga hari,"kata Ketua Kwarcab Pramuka Bintan, Dalmasri Syam yang juga Wakil Bupati Bintan.

Kegiatan kemah kali ini tidak biasa. Sesuai tema, adalah kemah cagar budaya. Selama tiga hari, para peserta akan diperkenalkan wawasan cagar budaya yang sangat kental di Bintan.

Perkenalan dengan berbagai macam cara. Di antaranya seminar budaya hingga telusur cagar budaya.

"Kemah cagar budaya ini adalah uji coba perdana kami di Kepri,"kata Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Wilayah Kerja Provinsi Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau, Nurmatias.

Ke depan, BPCB Sumatera Barat Korwil Sumbar, Riau dan Kepri berencana menggagas Kemah Cagar Budaya Serumpun di Kepri. Rencananya, Kemah Cagar Budaya Serumpun akan melibatkan pramuka Malaysia dan Singapura.

Konsep Cagar Budaya di sini adalah benda benda purbakala. "Di sini banyak sekali peninggalan peninggalan purbakala baik itu zaman melayu, atau mungkin ke sultanan Kepri, kemudian tinggalan tinggalan bawah air kita,"kata Nurmatias.

Dikatakan dia, kegiatan Kemah Cagar Budaya ini bagian dari penerapan Program Saka Widya Budaya Bakti hasil kerjasama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Dirjen Kebudayaan.

Program Saka Widya Budaya Bakti adalah wadah kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang pendidikan dan kebudayaan dengan menjadikan anggota pramuka sebagai agen budaya.

"Harapan kami, ada saka baru yang mesti kita tumbuh kembangkan kepada masyarakat dengan cara kita melakukan kemah budaya,"kata Nurmatias.

Dalam Saka Widya Budaya Bakti ada tujuh Krida yang akan diajarkan kepada peserta kemah. Yakni cagar budaya, museum, kesenian, perfiliman hingga tradisi.(*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help