Antrean Warga Membludak, BPN Bintan Bagikan 694 Sertifikat Gratis Prona di Kelurahan Sei Lekop!

BPN Bintan terus membagikan sertifikat tanah gratis program Prona. Terbaru ratusan dibagikan di Kelurahan Sei Lekop. Kapan BPN Tanjungpinang?

Antrean Warga Membludak, BPN Bintan Bagikan 694 Sertifikat Gratis Prona di Kelurahan Sei Lekop!
tribunbatam/aminnudin
Lurah Sei Lekop Muhammad Ridwan memperlihatkan sertifikat warga yang diserahkan kantor BPN Bintan di aula kelurahan, Senin (14/5/2018) 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN-Sebanyak 694 sertifikat tanah yang diurus melalui program Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) pada 2017 lalu kembali dibagikan pemerintah melalului Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bintan di Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Senin (14/5/2018).

Ratusan warga sudah berdatangan ke aula Kelurahan Sei Lekop untuk mengambil sertifikat yang mereka urus sejak tahun lalu. Warga tampak sangat berantusias untuk segera mendapatkan sertifikat lahan yang mereka sudah lama urus.

Baca: Terungkap! Inilah 9 Sayuran Rumahan Penurun Kolesterol Jahat di Tubuh! Nomor 8 Mengejutkan!

Baca: Mengejutkan! Inilah 5 Buah Penghilang Karang Gigi Sekaligus Pemutih Gigi! Mentimun Paling Dahsyat!

Baca: Heboh! Ditanya Soal Gugatan Cerai Lina, Adik Ipar Sule Beri Jawaban Mengejutkan!

Baca: Terungkap! Inilah 8 Trik Beli Tiket Pesawat Bocoran Orang Dalam! Nomor 2 Paling Mengejutkan!

Sebelumnya, pada bulan lalu, BPN Bintan juga telah membagikan Sertifikat Prona bagi warga Kijang Kota di GOR Lebar Lemang Daun. Antrian warga juga cukup membludak waktu itu demi mendapatkan sertifikat yang dinantikan.

Lurah Sei Lekop Muhammad Ridwan yang turut mendampingi warga di acara penyerahan sertifikat mengatakan, dari seluruh pengajuan serifikat yang ada, masih asa warga yang sertifikatnya belum bisa diterima.

Lurah Sei Lekop Muhammad Ridwan memperlihatkan sertifikat warga yang diserahkan kantor BPN Bintan di aula kelurahan, Senin (14/5/2018)
Lurah Sei Lekop Muhammad Ridwan memperlihatkan sertifikat warga yang diserahkan kantor BPN Bintan di aula kelurahan, Senin (14/5/2018) (tribunbatam/aminnudin)

"Ada beberapa sertifikat yang tertunda," kata M Ridwan kepada Tribun Bintan.com.

Penundaan sertifikat disebabkan beberapa hal. Seperti persyaratan yang belum dipenuhi oleh pemohon. Hal lain, pemohon atau warga saat dilakukan pengukuran tanah untuk prona beberapa waktu lalu tidak ada keberadaannya di lokasi.

"Keberadaan pemilik pahan yang tidak ada saat pengukuran berlangsung,"kata M Ridwan.

Namun, kata M Ridwan, buat warga yang sertifikatnya tertunda tersebut, tetap akan ditindalanjuti pada program Prona pada 2018 ini. Warga tak perlu ragu,

pihak pemerintahan setempat dalam hal ini kelurahan bersama BPN Bintan akan terus berkoordinasi agar semua usulan sertifikat bisa terakomodir semua. "Yakin dan percaya kita bersama BPN akan terus berkoordinasi agar seluruh usulan terakomodir semua,"katanya.

Yang penting segala persyaratan program dipenuhi. Dan yang tak kalah penting di lapangan warga mendukung kegiatan BPN seperti bersedia di lokasi saat dilakukan pengukuran.(*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help