TEROR BOM DI SURABAYA

Kapolri: Pelaku Bom di 3 Gereja di Surabaya Baru Kembali dari Suriah. Pimpin JAD Surabaya

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebutkan ada sejumlah kelompok yang diwaspadai Polisi terkait ISIS di Indonesia

Kapolri: Pelaku Bom di 3 Gereja di Surabaya Baru Kembali dari Suriah. Pimpin JAD Surabaya
TRIBUNJATIM.com
Kapolri Jenderal Tito Karnavian (kanan) saat memberikan keterangan terkait teror bom di Surabaya 

Kata Tito, JAT dan JAD adalah kelompok pendukung gerakan Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

"Di peta negara luar, ISIS saat ini sedang terpojok, karena itu mereka mengintruksikan jaringannya untuk melalukan serangan," jelasnya.

Seperti diberitakan, tiga lokasi gereja di Surabaya diledakkan Minggu pagi.

Selain di gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela Jalan Ngagel Madya, ledakan bom juga terjadi di Gereja Kristen Indonesia Jalan Diponegoro, dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya di Jalan Arjuno.

Dita Supriyanto melibatkan keluarganya saat beraksi meledakkan bom.

Selain isterinya, juga melibatkan 2 orang anak perempuannya dan 2 orang anak lelakinya. Semuanya tewas di lokasi kejadian.

Amankan benda diduga bom

Polisi menemukan 4 benda diduga bom di rumah pelaku bom bunuh diri di Jalan Rungkut Asri, Surabaya.

Mengutip Surya.co.id Minggu (13/5/2018) malam, polisi menemukan benda itu di sebuah kamar bagian depan pelaku.

"Empat benda (diduga bom, red) itu kini sudah diamankan," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan.

Halaman
1234
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved