Kasus Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Batam, Hakim Vonis Dendi 13 Bulan Penjara!

Hakim PN Tanjungpinang memvonis bersalah Dendi Purnomo, mantan Kepala DLH Batam dengan vonis penjara selama 13 bulan. Ini alasannya!

Kasus Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Batam, Hakim Vonis Dendi 13 Bulan Penjara!
TribunBatam/Wahib Waffa
Nampak Dendi mengenakan baju batik warna putih, Senin (14/5/2018) 

TRIBUNBATAM.ID, TANJUNGPINANG-Dendi Purnomo menerima ganjaran dari trio hakim, yakni Eduard Sihaloho, Corpioner dan Jhoni Gultom di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Senin (14/5/2018) siang. Dendi mendapatkan kurungan penjara lebih ringan dari tuntutan jaksa.

Dalam putusan Dendi dinyatakan bersalah sesuai fakta persidangan. Ia dikenakan penjara 1 tahun satu bulan atau 13 bulan penjara. Majelis hakim memberikan putusan lebih rendah 2 bulan dari sebelumya dituntut selama 15 bulan penjara.

Baca: Heboh! Ditanya Soal Gugatan Cerai Lina, Adik Ipar Sule Beri Jawaban Mengejutkan!

Baca: Terungkap! Inilah 9 Sayuran Rumahan Penurun Kolesterol Jahat di Tubuh! Nomor 8 Mengejutkan!

Baca: Jangan Sepelekan! Inilah 10 Ciri Kuku Penanda Penyakit Berbahaya di Tubuh Anda!

Baca: Terungkap! Inilah 8 Trik Beli Tiket Pesawat Bocoran Orang Dalam! Nomor 2 Paling Mengejutkan!

Secara sah dan meyakinkan hakim menyebutkan berdakwa bersalah Bersama-sama menyalahgunakan wewenang. Dikenakan pasal 3 undang-undang tindak pidana junto pasal 5 ayat dua.

"Terdakwa dikenakan kurungan penjara selama 1 tahun 1 bulan penjara. Kemudian denda 50 juta dan subsider selama 1 bulan penjara," kata Eduart Sihaloho Ketua majelis hakim.

Mendengarkan putusan tersebut terdakwa menyatakan masih pikir-pikir untuk menerima atau atau akan mengajukan banding. Masih terlihat tenang, terdakwa langsung bergegas menuju keluar tempat sidang didampingi anggota keluarganya.

Hukuman Dendi mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Batam ini lebih tinggi satu bulan dibandingkan dengan terdakwa Amir direktur PT Telaga Biru Semesta yang

memberikan suap kepadanya senilai Rp 25 juta untuk pengurusan Tanki cleaning. Amir hanya diputus selama 1 tahun saja. (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help