Saham Air Asia Anjlok 10 Persen Pasca-Sang Direktur Minta Maaf karena Telah Mendukung Najib Razak

Saham perusahaan penerbangan AirAsia terperosok sedalam 10 persen pada perdanganan sesi pertama hari ini, Senin (14/5/2018).

Saham Air Asia Anjlok 10 Persen Pasca-Sang Direktur Minta Maaf karena Telah Mendukung Najib Razak
facebook
Direktur Eksekutif Air Asia Tony Fernandes bersama Najib Razak. 

TRIBUNBATAM.id, KUALALUMPUR- Saham perusahaan penerbangan AirAsia terperosok sedalam 10 persen pada perdanganan sesi pertama hari ini, Senin (14/5/2018).

Dikutip dari freemalaysiatoday (FMT), penurunan tajam saham tersebut terjadi sehari setelah Direktur Eksekutif Air Asia, Tan Sri Tony Fernandes memohon maaf kepada rakyat Malaysia kerana mendukung mantan perdana menteri, Datuk Seri Najib Razak dalam pilihan umum pekan lalu.

Najib sendiri telah dikalahkan oleh Pakatan Harapan yang dipimpin Mahathir Mohamad.

Partai Barisan Nasional pimpinan Najib, yang memerintah sejak Malaysia merdeka pada 1957, disingkirkan dari tampuk kekuasaan untuk pertama kali dalam sejarah.

AirAsia mempunyai beberapa rute penerbangan di beberapa negara Asia, tetapi pasar utama dan pendapatan paling besar berasal dari Malaysia.

Air Asia selama ini bersaing ketat denganMalaysia Airlines sebagai maskapai plat merah pemerintah setempat.

Dua hari sebelum pemilu raya, Rabu (9/5/2018), Tony menerbitkan video yang memuji Najib dan mendukung pemerintahannya.

Di video tersebut juga tampak foto Najib di Air Asia dan Tony berdiri di hadapannya.

“Saya minta maaf atas apa yang terjadi. Saya tunduk kepada situasi pada waktu yang genting dalam sejarah kita,” kata Tody dalam rakaman video yang disiarkan semalam.

Dia mengaku salah dan menyesalinya.

“Ia salah dan saya akan menyesalinya selama-lamanya.”

Saham AirAsia jatuh 10 persen hari ini tetapi sedikit naik setelah beberapa saat.

Tony menjelaskan, video dukungannya terhadap Najib merupakan usaha menenangkan pemerintahan Najib karena dia menerima tekanan "hebat".

Sebelum pemilu, Air Asia telah banyak rute penerbangan. Manajemen juga enggan memecat Tan Sri Rafidah Aziz sebagai pengerus AirAsia X, padahal mantan menteri itu secara terbuka mendukung Mahathir.

AirAsia X merupakan anak syarikat Air Asia yang mengendalikan penerbangan jarak jauh.(*)

Penulis: Sri Murni
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help