Rusia Resmikan Jembatan Terpanjang di Eropa, Membentang di Atas Laut Hitam. Ada Konflik di Baliknya

Presiden Rusia Vladimir Putin, Selasa (15/5/2018), akan meresmikan jembatan sepanjang 19 kilometer.

Rusia Resmikan Jembatan Terpanjang di Eropa, Membentang di Atas Laut Hitam. Ada Konflik di Baliknya
AFP/YURI KOCHETKOV
Foto yang diambil pada 14 Maret 2018 ini memperlihatkan proses pembangunan Jembatan Crimea di atas Selat Kerch, Rusia. 

TRIBUNBATAM.id, MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin, Selasa (15/5/2018), akan meresmikan jembatan sepanjang 19 kilometer.

Jembatan itu menghubungkan Rusia dan Semenanjung Crimea, wilayah yang dianeksasi Rusia dari Ukraina.

Jembatan Crimea ini akan menjadi yang terpanjang bukan saja di Rusia tetapi di Eropa, melampaui jembatan Vasco da Gama di Lisbon, Portugal.

Rusia menghabiskan biaya sebesar 228 miliar rubel atau hampir Rp 52 triliun untuk membangun jembatan yang membentang di atas Laut Hitam dan Laut Azov untuk menghubungkan wilayah Krasnodar dengan kota Kerch di Crimea.

Sementara itu, pemerintah Ukraina mengecam keras pembangunan jembatan tersebut dan mengatakan proyek itu merusak lingkungan dan kapal-kapal besar tak bisa mencapai pelabuhan milik Ukraina di Laut Azov.

Uni Eropa dan AS telah menjatuhkan sanksi untuk semua pihak yang terlibat dalam pembangunan jembatan ini, khususnya sekutu-sekutu dekat Putin seperti pebisnis Arkady Rotenberg pemilik perusahaan Stroygazmontazh yang menjalankan proyek ini.

Sebelum jembatan ini dibangun, amat sulit untuk mencapai Crimea dari wilayah selatan Rusia.

Antrean panjang kendaraan jamak terjadi di pelabuhan penyeberangan.

Kesulitan bertambah saat musim dingin tiba karena badai menyebabkan kapal feri tak bisa berlayar.

Baca: Russophobia Terjadi di Banyak Negara, Rusia Panggil 60 Ribu Anak Mudanya Pulang ke Tanah Air

Baca: Dua Kapal Rusia Bermuatan Peralatan Militer Bergerak ke Suriah. Akan Ada Perang Baru?

Sejauh ini cara termudah menuju Crimea dari wilayah selatan Rusia adalah dengan menggunakan pesawat terbang.

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved