Berita Bintan

Deklarasi Tolak Terorisme dan Radikalisme di Gunung Kijang, Kapolsek Minta Bantuan Pak RT di Sini!

Mengantisipasi merembesnya aksi teror ke Gunung Kijang di Bintan, Kapolsek tak sungkan meminta tolong RT dan RW menginformasi soal ini!

Deklarasi Tolak Terorisme dan Radikalisme di Gunung Kijang, Kapolsek Minta Bantuan Pak RT di Sini!
tribunbatam/aminnudin
Kapolsek Gunung Kijang AKP Dunot P Gurning saat membubuhkan tanda tangan pada acara deklarasi anti terorisme dan radikalisme di Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Rabu (16/5/2018) 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN-Elemen masyarakat di Kecamatan Gunung Kijang mendeklarasikan No pada aksi-aksi terorisme dan radikalisme, Rabu (16/5/2018).

Sebagai daerah dengan tingkat multikulturarisme tinggi, deklarasi anti terorisme dan radikalisme di Gunung Kijang sangat penting.

Deklarasi diikuti Plt Camat Gunung Kijang Arief Sumarsono, jajaran Polsek Gunung Kijang, tokoh pemuda dan tak lupa perwakilan TNI di Kawal. Tak lupa forum kerukunan umat beragama (FKUB) di Kawal.

Baca: Terungkap! Inilah 9 Sayuran Rumahan Penurun Kolesterol Jahat di Tubuh! Nomor 8 Mengejutkan!

Baca: Mengejutkan! Inilah 6 Ciri Mata Penanda Serangan Penyakit di Tubuh Anda! Nomor 6 Waspadai!

Baca: Jangan Sepelekan! Inilah 10 Ciri Kuku Penanda Penyakit Berbahaya di Tubuh Anda!

"Kami mengutuk berbagai serangan bom baik di Surabaya maupun kota-kota lainnya di Indonesia. Bersama seluruh pimpinan di Gunungkijang, tokoh pemuda dan masyarakat mengambil antisipasi untuk menangkal paham radikal,” ujar Arief Sumarsono.

Ditegaskan Arief, dengan pemahaman utuh dan penjelasan dari berbagai jajaran pimpinan agama sekaligus mencegah berbagai hasutan paham radikal yang berkedok agama.

“Dengan demikian, wilayah kecamatan Gunungkijang yang kita cintai ini damai selalu,” sebutnya.

Kapolsek Gunung Kijang AKP Dunot P Gurning mengatakan, saat ini terorisme patut diwaspadai bersama. Caranya dengan meningkatkan rasa kebersamaan dan selalu menjaga antara sesama.

Tempat tempat vital harus dijaga. Kerjasama dengan segenap lapisan masyarakat sangat diharapkan dan dieratkan.

“Dan tidak menutup kemungkinan juga (teroris) menarget tempat lain seperti Vihara dan lain sebagainya.

Karena itu, kami meminta kerjasama dari tokoh masyarakat khususnya RT/RW segera memberikan informasi terkait pendatang baru yang datang ke wilayahnya,” kata Dunot. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help