Pilkada Tanjungpinang 2018

Gagal Maju Pilwako Pinang Jalur Independen, Edi Klaim 10.000 Pendukungnya Tetap Setia!

Kami pastikan ada sekitar 10.000 pendukung tetap setia pada kami walaupun kami tidak maju

Gagal Maju Pilwako Pinang Jalur Independen, Edi Klaim 10.000 Pendukungnya Tetap Setia!
KOMPAS.COM
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG-Pesta demokrasi di Tanjungpinang selalu dimeriahkan oleh dua pasangan calon nomor urut 1, H Syahrul - Rahma dan pasangan calon nomor urut 2 H Lis Darmansyah - Maya Suryanti.

Lantas di mana kabar terkini tentang pasangan yang pernah maju namun akhirnya gagal di jalur independen Edi Syafrani dan Edi Susanto, saat ini.

Baca: Terungkap! Inilah 9 Sayuran Rumahan Penurun Kolesterol Jahat di Tubuh! Nomor 8 Mengejutkan!

Baca: Mengejutkan! Inilah 6 Ciri Mata Penanda Serangan Penyakit di Tubuh Anda! Nomor 6 Waspadai!

Baca: Jangan Sepelekan! Inilah 10 Ciri Kuku Penanda Penyakit Berbahaya di Tubuh Anda!

Kendatipun tidak lagi mencuat ke publik, duo Edi tersebut masih mempunyai basis pendukung yang tidak berpindah ke lain hati. Hal itu diungkapkan oleh Edi Susanto kepada TRIBUNBATAM.id, Rabu (16/5/2018) siang.

"Kami pastikan ada sekitar 10.000 pendukung tetap setia pada kami walaupun kami tidak maju," ungkap Edi Susanto.

Menurut Edi Susanto, pendukung duo Edi yang sudah mengumpulkan kartu tanda penduduk sebagai syarat dukungan mencapai 20.000 orang. Namun, setengah dari itu sudah bergabung dengan pasangan nomor satu 1 dan 2. Selebihnya tetap bertahan pada pilihannya untuk mendukung pasangan independen.

"Tim sukses kedua pasangan calon juga pernah datang meminta kami untuk bergabung. Tetapi kami tidak memberikan sikap. Kami mau tetap independen," tegas Edi Susanto.

Bahkan beberapa tim sukses pasangan calon independen mengaku kepada Edi Susanto bahwa mereka coba dirangkul oleh pasangan calon tertentu. Duo Edi tidak membatasi kebebasan mantan tim suksesnya itu.

Namun, ketika melakukan konsolidasi kepada para pendukungnya, mantan tim sukses independen ini mengalami kesulitan. Sebab, banyak pendukung pasangan calon independen tetap tidak mau berpindah ke pasangan calon lain.

Tidak hanya menolak tawaran tim sukses kedua pasangan calon, duo Edi juga mengarahkan para pendukungnya untuk menentukan sikap pada saat Pilkada Tanjungpinang nanti. Mereka diminta tetap pergi ke tempat pemungutan suara dan mencoblos kedua pasangan calon.

"Kami minta mereka supaya tetap mencoblos kedua pasangan calon. Kalau tidak mencoblos, surat suara mereka bisa dimanfaatkan orang lain," ungkap Edi Susanto. (*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help