Wanita Ini Mengaku Datang ke Musala Memang untuk Curi Tas Jemaah yang Salat. Lalu Tasnya Diginikan

Normalisa adalah terdakwa dalam perkara pencurian. Ia dianggap sebagai sepesialis maling tas warga yang sedang sholat di musalah.

Wanita Ini Mengaku Datang ke Musala Memang untuk Curi Tas Jemaah yang Salat. Lalu Tasnya Diginikan
tribun batam
Normalisa, spesialis pencuri tas di musala meminta maaf kepada korban dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Rabu (16/5/2018). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Normalisa langsung meminta maaf kepada korban dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Rabu (16/5/2018).

Normalisa adalah terdakwa dalam perkara pencurian. Ia dianggap sebagai sepesialis maling tas warga yang sedang salat di musala.

"Saya minta maaf bu, dan sangat menyesal atas perbuatan saya," kata terdakwa kepada saksi korban.

Dalam sidang itu terungkap bahwa terdakwa enam kali mengambil tas milik warga yang sedang salat di dalam musala.

Bahkan terdakwa sudah berniat untuk mencuri tas ibu-ibu yang diletakkan di atas meja saat salat.

Baca: RUPIAH Terus Letoi Tembus Rp14.100, Dirut BCA Optimis Perbankan Masih Jauh dari Situasi 1998

Baca: Sebelum Meninggal, Ipda Auzar Kirim Pesan Terakhir ke Wakapolri yang Bikin Meneteskan Air Mata

"Dari rumah saya sudah merencanakan pergi ke musalah untuk mencuri tas itu," kata Normalisa menjawab pertanyaan Hakim Mangapul Manalu.

Semua dalam isi tas hasil curiannya disimpan.

Namun satu unit HP (handpone) dijual terdakwa seharga Rp 300 ribu.

Selanjutnya, ada uang Rp 250 ribu ditambah 70 Ringgit Malaysia digunakan untuk membeli obat anaknya yang sedang sakit.

"Tasnya saya simpan. Tapi HP-nya, saya jual dan sebagian uangnya saya gunakan untuk beli obat anak," katanya. (*)

Penulis: Zabur Anjasfianto
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved