MAPOLDA RIAU DISERANG

Duka Warga Rohul atas Kematian Auzar, Masa Kecilnya Penuh Perjuangan untuk Bisa Sekolah

Auzar sampai harus mondok atau menumpang di rumah sanak saudara, karena jarak antara kampung ke Kota Tengah cukup jauh.

Duka Warga Rohul atas Kematian Auzar, Masa Kecilnya Penuh Perjuangan untuk Bisa Sekolah
istimewa
IPDA Auzar tewas dalam penyerangan di Mapolda Riau, Rabu (15/5/2018). 

TRIBUNBATAM.id, PASIRPANGARAIAN- Rasa duka tak hanya dirasakan istri, anak-anak, dan keluarga Alm Iptu (Anumerta) Auzar, personel polisi yang tewas karena serangan teror di Mapolda Riau, Rabu (16/5/2018).

Kesedihan itu juga dirasakan masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), terutama warga Tanjung Alam Dusun Suka Mulia, Desa Kepenuhan Barat, Kecamatan Kepenuhan.

Akibat aksi teror tersebut, seorang personel bernama H. Auzar yang juga Putra Rohul ikut menjadi korban. 

Kematian Auzar akhirnya sampai juga di telinga warga Dusun 04 Tanjung Alam Dusun Suka Mulia, Desa Kepenuhan Barat, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang merupakan kampung kelahiran almarhum.

Warga setempat, Anhar (54), yang juga sepupu dari almarhum mengaku H. Auzar merupakan sosok polisi yang baik serta patut dicontoh.

Selain ramah, almarhum juga dikenal taat beribadah.

Baca: INILAH Sosok Ipda Auzar, Personel Polda Riau yang Tewas Ditabrak Terduga Teroris. Dia Dikenal Ramah

Baca: Ipda Auzar, Polisi Korban Teror Mapolda Riau Dikenal Paling Rajin Ajak Warga Sholat

Sepupu sekaligus kawan semasa kecil Ipda Auzar polisi yang tewas saat terjadi penyerangan ke Mapolda Riau (Tribunpekanbaru/Donnykusumaputra)

Anhar yang juga teman kecil sekaligus teman sekolah Ipda Auzar‎ sejak sekolah dasar (SD) mengaku, sejak kecil almarhum bisa dikatakan anak yang sudah rajin ke masjid.

Rajin Pulang Kampung

Halaman
123
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved