Bijaklah Gunakan Medsos. 2 Warga Batam Ini Berurusan dengan Polisi Karena Postingan di Facebook

RS ditangkap karena postingannya di facebook mengandung SARA, sementara IB membuat postingan hoax penangkapan teroris di Batam

Bijaklah Gunakan Medsos. 2 Warga Batam Ini Berurusan dengan Polisi Karena Postingan di Facebook
Tribun Jogja | Dwi Nourma Handito

Sayangnya, apa yang ditulis sangat mengandung SARA dan menghina agama lain.

Dari pemeriksaannya, Hengki mengatakan, pelaku mengaku tidak ada niat menghina agama lain.

Tindakan yang dilakukan, semata-mata karena terbawa emosi.

"Dirinya terbawa emosi atas kejadian aksi teror yang mengakibatkan kematian sejumlah orang yang tidak bersalah," tutur Hengki.

Kepada awak media di Mapolresta Barelang, RS mengaku menyesal membuat postingan provokatif di Facebooknya itu.

Menurut RS, dia membuat postingan itu lantaran kesal dengan aksi pengeboman di tiga gereja di Surabaya.

Dia tak menyangka ungkapan kekesalannya itu justru dianggap melecehkan umat Islam secara umum.

“Saya tidak bermaksud menghina agama lain. Ternyata saya salah. Statusnya sudah sempat saya hapus, tapi sudah tersebar kemana-mana,” kata RS.

Usai menjadi viral, RS akhirnya menghapus postingan itu.

Namun sayangnya sejumlah pengguna facebook sudah terlanjur men-screenshot dan menyebarkannya di media sosial.

Halaman
1234
Penulis:
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved