Lapar dan Beli Makanan di Burger King tapi Dituduh Pakai Uang Palsu. Tunawisma Ini Gugat Rp14 M

Suatu pagi, dia merasa lapar dan memutuskan untuk membeli makanan di Burger King. Bukannya dapat makanan tapi justru dibawa ke polisi.

Lapar dan Beli Makanan di Burger King tapi Dituduh Pakai Uang Palsu. Tunawisma Ini Gugat Rp14 M
Metro
Sajian Burger King 

TRIBUNBATAM.id, BOSTON - Seorang pria tunawisma di Boston, Amerika Serikat (AS), menuntut perusahaan restoran cepat saji Burger King senilai 1 juta dolar AS atau sekitar Rp 14 miliar rupiah.

Emory Ellis merasa mendapat diskriminasi dari karyawan restoran, pada dua tahun lalu.

Suatu pagi, dia merasa lapar dan memutuskan untuk membeli makanan di Burger King.

Bukannya menikmati menu pesanannya, tapi dia malah dibawa ke kantor polisi dan dipenjara selama tiga bulan.

Alasannya, Ellies dituduh menggunakan uang palsu untuk bertransaksi.

Dilansir dari Time, Kamis (17/5/2018), gugatan tersebut baru dilakukan menyusul sejumlah kasus rasial yang memicu kegemparan akhir-akhir ini di AS.

Pengacara Ellis, Justin Drechsler, menyebut kasir restoran tidak akan meragukan uang dari pelanggan kulit putih dengan setelan jas.

Baca: Di McDonalds, Orang-orang Tertentu Dilarang Pesan Roti Burger dan Muffin

Baca: BUAH Nangka Kian Populer di Australia Gantikan Daging untuk Burger. Begini Cara Mengolahnya

"Orang seperti saya malah akan dapat permintaan maaf, tapi orang seperti Emory justru berakhir dengan diborgol ketika mencoba membayar makanannya pakai uang asli," kata Drechsler.

Gugatan Ellis diajukan pada pekan ini di Pengadilan Tinggi Suffolk.

Juru bicara perusahaan Burger King menyatakan, perusahaan tidak akan menoleransi diskriminasi dalam bentuk apa pun.

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help