Berita Anambas

Satpol Anambas Razia di Tarempa, Selama Puasa Izinkan Kedai Kopi Buka! Mengejutkan Alasannya!

Satpol PP razia sejumlah lokasi di Tarempa. Selama Ramadan, izinkan kedai kopi buka seperti biasa. Mengejutkan alasannya!

Satpol Anambas Razia di Tarempa, Selama Puasa Izinkan Kedai Kopi Buka! Mengejutkan Alasannya!
tribun/septyanmuliarohman
Ilustrasi anggota Satpol PP di Pemkab Kepulauan Anambas dalam sebuah apel beberapa waktu lalu 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS-Personel Satpol PP turun ke sejumlah lokasi di Tarempa. Bersama unsur TNI/Polri, patroli yang dilakukan Kamis (17/5/2018) malam kemarin, ‎sejumlah tempat hiburan dan rumah kos target selama Ramadan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Kepulauan Anambas, Ekodesi Amrialdi mengatakan, meski belum membuahkan hasil, namun patroli gabungan tersebut bakal dilakukan selama bulan suci Ramadan.

Baca: Heboh! Ingin Punya Istri Cantik dan Dibayar Harga Tinggi? Coba Nikahi Wanita dari 7 Negara Ini!

Baca: Inilah Suku Lingon! Bule Asli Indonesia dengan Mata Biru dan Keberadaannya Misterius!

Baca: Mengejutkan! Beginilah Proses Pembuangan Kotoran Toilet Pesawat Terbang! Tak Seperti Anda Sangka!

Baca: Terungkap! Inilah 7 Makanan Penghilang Bau Mulut! Nomor 5 Paling Mengejutkan!

"Patroli ini rutin kami lakukan selama satu bulan. Selain tempat hiburan, rumah kos juga menjadi target patroli yang kami lakukan," ujarnya Jumat (18/5/2018).

Patroli rutin yang dilakukan ini pun, diakuinya menindaklanjuti instruksi Bupati yang meminta agar sejumlah tempat hiburan untuk tidak beroperasi selama bulan puasa.

Tak hanya ke tempat hiburan dan rumah-rumah kos, pihanya juga melakukan patroli rutin ke kedai kopi dan rumah makan pada siang harinya.

Ia menjelaskan, sesuai dengan keputusan rapat, kedai kopi dan tempat makan saat bulan puasa diperkenankan untuk beroperasi seperti biasa tanpa ditutup kain. Bukan tanpa alasan sejumlah tempat makan dan minum di Tarempa ini tidak perlu menutup selama bulan suci.

"Untuk kedai kopi dipersilahkan untuk tetap buka. Tidak boleh ditutup, pintu-pintu dibuka, tidak boleh ditutup. Jadi, beraktivitas saja seperti biasa. Dengan demikian, kita menjadi tahu siapa saja yang ke kedai kopi pada siang hari itu," bebernya.

Pantauan Tribun, meski diperbolehkan untuk beroperasi pada siang hari, namun sejumlah kedai kopi yang ada di Tarempa memilih untuk menutup usahanya pada siang hari.

Beberapa dari mereka, baru ada yang membuka usaha mereka saat malam hari datang. "Kalau saya pribadi, tidak ada masalah sih. Sekarang kan kembali lagi ke niat orang yang menjalankan puasa itu," ujar Iwan warga Tarempa ketika disinggung mengenai hal ini. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help