Berita Kepri

KM Bukit Raya Bocor Karena Tabrak Karang. Dua Kapal Ini Bakal Jadi Pengganti Sementara

‎Warga Anambas berharap rute pelayaran KM Bukit Raya tidak mengalami perubahan paska insiden di Natuna beberapa waktu lalu

KM Bukit Raya Bocor Karena Tabrak Karang. Dua Kapal Ini Bakal Jadi Pengganti Sementara
TRIBUNBATAM/THOM LIMAHEKIN
KM Bukit Raya yang bocor setelah menabrak karang di perairan Selat Lampa Natuna, Jumat (18/5) lalu, harus menjalani perbaikan 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - ‎Warga Anambas berharap rute pelayaran KM Bukit Raya tidak mengalami perubahan paska insiden di Natuna beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, kapal yang berangkat dari Tarempa menuju Natuna dan Pontianak mengalami kebocoran setelah menabrak karang di Selat Lampa perairan Sedanau Kabupaten Natuna Jum'at (18/5/2018).

"Mudah-mudahan tidak ada perubahan jadwal paska musibah itu," ujar Nur, seorang warga di Tarempa Minggu (20/5/2018).

Baca: KM Bukit Raya Tabrak Karang. Pemprov Kepri Minta Kapal Pengganti ke Kemenhub

Baca: Jeritan Wanita Ini Gagalkan Niat Jahat Pria yang Menyeretnya ke Semak-semak

Baca: Dinas Perhubungan Batam Akan Bangun 20 Halte Baru untuk Trans Batam. Usung Konsep Melayu

Ibu dua orang anak ini awalnya ingin menggunakan kapal 'Sapu Jagat' ini dengan tujuan Surabaya.

Sejumlah barang telah dipersiapkan sambil menunggu rute pelayaran kapal dari Anambas ke Surabaya itu.

Ia sempat terkejut saat mendapat informasi dari media sosial mengenai musibah yang menimpa kapal itu.

"Saya tahunya dari media sosial. Di fotonya itu airnya sampai ke dek dua. Khawatir juga kalau sampai tidak beroperasi," katanya.

Khairul warga lainnya berharap ada pengganti kapal Bukit Raya untuk sementara waktu ini.

Menurut dia, penting agar calon penumpang yang menggunakan transportasi laut tersebut tetap dapat terlayani dengan baik.

"Kapal Pelni ini lah yang jadi andalan masyarakat untuk bepergian. Apalagi kalau musim utara datang. Ferry tidak jalan, pesawat penuh," ungkapnya.

Kepala Cabang Pelni Tanjungpinang dan Bintan Kamaruzzaman mengatakan, penggunaan KM Sabuk Nusantara 30 dan KM Sabuk Nusantara ‎39 dilakukan untuk menggantikan kapal Bukit Raya sementara waktu ini.

Ia berharap agar Bukit Raya kembali dapat beroperasi setelah menjalani perbaikan.

"Untuk sementara ini, kita memakai Sabuk Nusantara. Mohon do'anya juga agar Bukit Raya cepat lepas dan docking agar bisa beroperasi lagi," katanya.(tyn)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved