Berita Kepri

Selamat Pak Gubernur! Pemprov Kepri Raih WTP Laporan Keuangan ke Tujuh Kalinya!

Dengan demikian, Pemprov Kepri sudah mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian untuk ke tujuh kalinya

Selamat Pak Gubernur! Pemprov Kepri Raih WTP Laporan Keuangan ke Tujuh Kalinya!
tribunbatam/thom limahekin
Suasana sidang istimewa DPRD Kepri dengan agenda penyerahan predikat WTP laporan keuangan Pemprov, Senin (21/5/2018) 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG-Laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas laporan keuangan Pemprov Kepri tahun 2017 disampaikan BPK RI.

Rapat paripurna istimewa di Kantor DPRD Kepri, Pulau Dompak Tanjungpinang, Senin (21/5/2018) pagi itu dipimpin oleh ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak didampingi ketiga wakil ketua.

Baca: Driver Ojek Online Tiba-tiba Masuk ke Kamar Kos Cewek, Mengejutkan Ternyata Ini yang Dikerjakan!

Baca: Jangan Remehkan! Agar Pencernaan Nyaman, Hindari Konsumsi 5 Makanan Ini Saat Berbuka Puasa!

Baca: Buka Puasa dengan Minum Es Teh, Sebenarnya Sehat Nggak Sih? Ini Jawaban Ilmiahnya!

Baca: Hukuman Menunggu! Inilah 6 Bentuk Ujaran Kebencian Terlarang bagi PNS! Nomor 6 Jangan Remehkan!

Rapat tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Kepri H Nurdin Basirun, anggota 5 BPK RI Ismayatun, auditor BPK RI Bambang Pamungkas dan seluruh anggota DPRD Kepri.

Saat menyampaikan laporan hasil pemeriksaan, Ismayatun mengapresiasi pemimpin DPRD Kepri dan Gubernur Kepri atas kerja sama dalam pengelolaan keuangan yang tranparan dan akuntabel.

"Berdasarkan pemeriksaan BPK RI terhadap laporan keuangan, maka BPK RI memberikan opini wajar tanpa pengecualian. Dengan demikian, Pemprov Kepri sudah mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian untuk ke tujuh kalinya," kata Ismayatun di hadapan Gubernur Kepri dan anggota DPRD Kepri.

Ismayatun menegaskan, opini tentang kewajaran laporan keuangan mengenai informasi yang disajikan dalam laporan keuangan, bukan menjadi jaminan tidak ada penyimpangan di kemudian hari.

Jika pemeriksa menemukan penyimpangan yang menyebabkan kerugian negara maka ha tersebut harus diungkapkan dalam laporan keuangan. (*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help