MENILIK Pertanian Hasil Pengungsi Suriah, Ada Kompetisi Bikin Kebun. Darimana Mereka dapat Bibitnya?

Apa yang dilakukan para pengungsi Suriah di tempat pengungsian agar merasa seperti di rumah sendiri?

MENILIK Pertanian Hasil Pengungsi Suriah, Ada Kompetisi Bikin Kebun. Darimana Mereka dapat Bibitnya?
DIRK-JAN VISSER
Para pengungsi di kamp Domiz. 

TRIBUNBATAM.id- Peperangan di Suriah membuat warga di sana harus mengungsi ke tempat yang aman.

Namun, apa yang dilakukan mereka di tempat pengungsian agar merasa seperti di rumah sendiri?

Dan inilah cerita orang-orang yang memanfaatkan lahan sempit di pengungsian untuk berkebun.

"Suriah itu hijau," kata Aveen Ismail.

"Ada pun di sini suasananya seperti gurun, sampai akhirnya kami mulai menanam berbagai tanaman dan pohon-pohon."

Perempuan berusia 35 tahun itu meninggalkan Damaskus bersama keluarganya pada tahun 2012.

Ia kini tinggal di kamp pengungsian Domiz di Irak Utara.

Di sana bunga mawar, pohon jeruk, dan bunga marigold tumbuh diantara tembok beton dan debu.

Ia memanfaatkan tembok beton untuk ditanami berbagai tumbuhan.

Halaman
1234
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved