Ekonomi Bisnis Batam

BI Kepri Siapkan Uang Tunai Rp 3 Triliun untuk Warga Kepri Selama Libur Lebaran

BI kantor perwakilan Kepri telah menyiapkan uang tunai Rp 3 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat Idul Fitri.

BI Kepri Siapkan Uang Tunai Rp 3 Triliun untuk Warga Kepri Selama Libur Lebaran
tribunnews batam/argianto
Warga Batam menukarkan uang baru emisi 2016 di Bank Indonesia Cabang Kepri di Batam Centre, Senin (19/12/2016). 

TRIBUNBATAM.ID, BATAM- Bank Indonesia (BI) kantor perwakilan Kepri telah menyiapkan uang tunai Rp 3 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat Idul Fitri.

Kepala Kantor BI Kepri Gusti Raizal Eka Putra mengatakan, kebutuhan uang tunai tahun ini akan dipengaruhi liburan yang cukup lama.

Pada masa libur tersebut pun kebanyakan perbankan tutup dan tidak memberikan pelayanan kepada nasabahnya.

Selain menyediakan uang tunai, BI Kepri juga melayani beberapa kebutuhan serta membuat kebijakan yang mendorong kelancaran sistem pembayaran selama Idul Fitri nanti.

"Kita coba dorong supaya masyarakat juga bisa memanfaatkan transaksi non tunai saat Idul Fitri nanti. Jadi kebutuhan transaksinya tidak melulu dengan uang tunai," katanya beberapa waktu lalu di Radisson Hotel.

Ia menyebutkan, persediaan uang sebesar Rp 3 triliun untuk Kepri itu pun meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 2, 4 triliun.

Peningkatan tersebut sejalan dengan peningkatan yang terjadi secara nasional tahun 2018 ini.

Baca: Kebutuhan Uang Tunai Melonjak, BTN Siapkan Rp43,6 T untuk Lebaran. Libur Bersama Tetap Buka Terbatas

Baca: Pemerintah akan Batasi Transaksi Uang Tunai Maksimal Rp 100 Juta, di Atas Itu Harus Gunakan Cara Ini

"Secara nasional hampir sama dengan Kepri, uang keluar dari BI juga porsi besar. Sebanyak 25 persen itu diwakili di bulan puasa dan lebaran. Secara historis, lima tahun terakhir, peningkatan uang tunai mencapai 13,9 persen rata rata. Khusus Idul Fitri 2018 secara nasional, penyediaan uang tunai dari BI meningkat 15,53 persen, jadi sebesar Rp 188, 2 triliun dari tahun sebelumnya Rp 163,2 triliun,"jelasnya.

Peningkatan kebutuhan uang tunai tersebut menurutnya dipengaruhi pertumbuhan uang kartal, akibat dari perkirakan penambahan libur yang berlangsung hampir 12 hari, pembagian THR juga. Serta adanya Pilkada di 171 daerah.

"Untuk pilkada Kepri tidak terlalu signifikan karena cuma satu kota yang melangsungkan pilkada," ucapnya.

BI Kepri pun akan membuka layanan kas titipan untuk memudahkan perbankan memenuhi kebutuhan uang tunainya.

Layanan kas titipan ini dibuka di Tanjungpinang, Karimun dan Natuna.

"Kalau dulu tiga daerah ini langsung ke Batam, tapi sekarang mereka cukup ambil di bank pengelola yang kami tunjuk di daerahnya masing masing saja. Contohnya untuk di Tanjungpinang sudah kita tunjuk Bank Mandiri," tuturnya.

Di seluruh Indonesia setidaknya ada 114 kas titipan yang dibuka oleh Bank Indonesia. Untuk Kepri, layanan kas titipan di Natuna tergolong baru.

"Di Natuna layanan kas titipan baru ada di tahun 2017. Kalau Tanjungpinang dan Karimun sudah dari tahun sebelumnya," katanya. (*)

Penulis: Anne Maria
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved