Berita Kepri

BNNP Kepri Musnahkan Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu Seberat 19.075 Gram

Kepala BNNP Kepri Brigjen Pol Richard M Nainggolan mengatakan, kasus yang pertama terjadi pada Selasa (27/5/2018), sekitar pukul 13.00 WIB

BNNP Kepri Musnahkan Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu Seberat 19.075 Gram
TRIBUNBATAM/EFFENDY WARDOYO
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau, ekspose perkara terkait pemusnahan barang bukti Narkotika jenis Sabu seberat 19.075 gram dari 6 kasus peredaran gelap Narkoba di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (23/5/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau, musnahkan barang bukti narkotika jenis Sabu seberat 19.075 gram.

Barang bukti sabu ini berasal dari 6 kasus peredaran gelap narkoba yang terjadi di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

Kepala BNNP Kepri Brigjen Pol Richard M Nainggolan mengatakan, kasus yang pertama terjadi pada Selasa (27/5/2018), sekitar pukul 13.00 WIB.

Baca: Optimalisasi Proyek Palapa Ring Barat Terkendala Perbup Anambas Soal BTS, Ini Reaksi Pemkab!

Baca: Terkait Imbauan Pemko Batam Soal Kamtibmas. Ini yang Sudah Dilakukan Camat Batam Kota

Baca: Tak Hanya PNS, Polri dan TNI, Pensiunan Juga Dapat THR dan Gaji ke-13. Ini Besarannya

Tersangka berinisial N (21) Warga Negara Indonesia (WNI), diamankan petugas Bea dan Cukai karena kedapatan membawa Narkotika Golongan I jenis Sabu seberat 229 gram, di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center.

"Barang bukti yang dibawa tersangka terdeteksi saat melewati jalur X-ray. Barang bukti di simpan di dalam gulungan handuk," kata Richard, Rabu (23/5/2018).

Kasus kedua terjadi pada hari Kamis (12/4/2018), sekitar pukul 08.00 WIB.

Di Pelabuhan Rakyat (pelabuhan tikus) Kecamatan Batu Ampar, Petugas BNNP Kepri mengamankan satu tersangka berinisial I (28) WNI, karena kedapatan memiliki Narkotika jenis Sabu seberat 3.210 gram.

Saat dilakukan pengembangan dengan control delivery, petugas BNNP Kepri kembali melakukan penangkapan terhadap tersangka N (33) WNI, S (30) WNI, dan Y (33) WNI, di salah satu hotel di kawasan Pelita.

"I, N, S, dan Y, keempatnya merupakan bandar Sabu. Barang bukti berasal dari Malaysia, I merupakan TO yang sudah di lakukan pengintaian oleh petugas BNNP kepri," kata Richard.

Kasus ketiga terjadi pada hari Rabu (18/4/2018). Sekitar pukul 09.00 WIB, di salah satu Pelabuhan Rakyat Kecamatan Batu Ampar, petugas BNNP Kepri kembali berhasil menangkap RZ (29) WNI, karena diduga melakukan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dengan cara memiliki, menguasai, dan membawa Narkotika golongan I Jenis Sabu seberat bruto 1.590 gram.

Halaman
12
Penulis: Efendi Wardoyo
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help