Dua Anggota DPRD Diturunkan dari Pesawat Gara-gara Bercanda Soal Bom

Saat masuk ruang pemeriksaan, Basuki secara spontan mengatakan bahwa satu tas milik rekannya yang sedang diperiksa oleh petugas berisi bom.

Dua Anggota DPRD Diturunkan dari Pesawat Gara-gara Bercanda Soal Bom
Anggota DPRD Banyuwangi terpaksa diturunkan dari pesawat gara-gara bercanda soal bom 

Anton Marthalius, Executive General Manager Bandara Banyuwangi, membenarkan bahwa kejadian tersebut namun penerbangan Garuda menuju Jakarta tidak terganggu.

"Pesawat Garuda GA 265 rute Banyuwangi Jakarta tetap berangkat. Terkait kejadian tersebut ini sudah diatur dalam UU No 1 tahun 2009 tentang Penerbangan pasal 437. Terkait bercanda atau tidak sudah kami serahkan kasus tersebut kepada yang berwenang yaitu pihak kepolisian untuk diperiksa," tuturnya.

UU Penerbangan telah mengatur sanksi bagi pemberian informasi palsu.

Dalam pasal 437 ayat (1) disebutkan : "Setiap orang menyampaikan informasi palsu yang membahayakan keselamatan penerbangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 344 huruf e dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun."

Apabila informasi tidak benar itu sampai mengakibatkan kecelakaan atau kerugian harta benda, maka pelaku yang menyebarkan informasi tidak benar terancam hukuman pidana penjara paling lama 8 tahun.

Hal tersebut diatur pada pasal 437 ayat (2). Sementara itu, ayat (3) pasal tersebut berbunyi, "Dalam hal tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengakibatkan matinya orang, dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun."  

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bercanda soal Bom, 2 Anggota DPRD Diturunkan dari Pesawat"

Editor: Alfian Zainal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help